Kasus Suap Jalur Kereta Memanas, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Staf Ahli Menhub

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah dari staf ahli Menteri Perhubungan, Robby Kurniawan, dalam pengembangan kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Penyitaan dilakukan usai penyidik memeriksa Robby sebagai saksi pada Senin (18/5/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menduga uang tersebut berasal dari pihak swasta yang terlibat dalam proyek perkeretaapian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik melakukan pemeriksaan sekaligus penyitaan atas pengembalian sejumlah uang,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (19/5/2026).

KPK menduga pihak swasta menyerahkan uang kepada Robby melalui stafnya, Bambang Irawan Daeng Irate Djamal.

Baca Juga :  Perampok Modus debt collector di Tangerang, Korban Dipukul - Motor Dibawa Kabur

Selain Robby, penyidik juga memeriksa mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub periode 2019–2021, Danto Restyawan.

Penyidik memeriksa Danto untuk mendalami dugaan pengondisian proyek di internal DJKA.

“KPK mendalami dugaan pengaturan proyek-proyek di lingkungan DJKA,” ujar Budi.

Namun, penyidik tidak menyita uang dari Danto Restyawan.

Bermula dari OTT KPK di Semarang

Kasus besar ini terbongkar lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jawa Bagian Tengah di Semarang.

Awalnya, KPK menetapkan 10 tersangka. Namun setelah pengembangan perkara, jumlah tersangka bertambah menjadi 21 orang hingga Januari 2026, termasuk pihak swasta dan dua korporasi.

Baca Juga :  Tolak Pengusiran Paksa: 8 Negara Muslim Kecam Rencana Israel Buka Rafah Satu Arah

Proyek Strategis Diduga Diatur

Skandal korupsi ini menyeret sejumlah proyek strategis perkeretaapian, seperti:

  • jalur ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso,
  • pembangunan jalur kereta Makassar,
  • proyek konstruksi dan supervisi Lampegan-Cianjur,
  • hingga perbaikan perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

KPK menduga para pelaku merekayasa proses administrasi dan tender untuk mengatur pemenang proyek sejak awal.

KPK terus mengembangkan salah satu skandal korupsi terbesar di sektor transportasi ini untuk menelusuri aliran dana dan pihak lain yang terlibat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB