Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Dibongkar, 220 Kg Ganja Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian berdiri di ladang ganja seluas 20 hektare dengan barang bukti ratusan kilogram ganja hasil penggerebekan di Empat Lawang Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian berdiri di ladang ganja seluas 20 hektare dengan barang bukti ratusan kilogram ganja hasil penggerebekan di Empat Lawang Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

EMPAT LAWANG, POSNEWS.CO.ID – Polda Sumatera Selatan mengguncang jaringan narkotika dengan operasi besar-besaran.

Polisi membongkar ladang ganja raksasa seluas 20 hektare di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, sekaligus menyita 220 kilogram ganja kering siap edar, Jumat (24/4/2026).

Penggerebekan ini menjadi salah satu pukulan telak bagi peredaran narkoba di Sumsel. Aparat tidak hanya menangkap bandar, tetapi juga memutus rantai produksi dari hulu hingga hilir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi gabungan yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana bersama Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi ini merupakan hasil penyelidikan panjang sejak Februari 2026.

Awalnya, polisi menangkap tersangka utama berinisial PD alias Pinhar di loket bus kawasan Jalan Gubernur H. Bastari, Palembang.

Dari tangan pelaku, petugas menemukan ganja yang membuka jalan menuju ladang utama di Empat Lawang.

Baca Juga :  Prabowo Berkelakar: Grace Natalie Hampir Jadi Kader Gerindra

Selanjutnya, tim bergerak cepat ke lokasi. Hasilnya mencengangkan—ladang ganja aktif terbentang luas hingga 20 hektare, lengkap dengan hasil panen siap kirim.

220 Kg Ganja Disita, Jaringan Lintas Pulau Terbongkar

Dari lokasi, polisi menyita 220 kilogram ganja kering yang dikemas dalam 11 karung besar. Selain itu, empat sepeda motor, dokumen lahan, hingga peta ladang turut diamankan sebagai barang bukti.

Lebih jauh, penyidik mengungkap bahwa tersangka mengendalikan seluruh proses, mulai dari penanaman, panen, hingga distribusi ke berbagai wilayah, termasuk Palembang dan Pulau Jawa.

Bahkan, jaringan ini disebut sudah beroperasi sejak 2024 dan bergerak secara terorganisir.

Polisi kini telah mengantongi identitas empat pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Pengejaran terus dilakukan untuk membongkar jaringan hingga ke akar.

“Sejak 2024 jaringan ini beroperasi. Hari ini kami putus seluruh rantainya. Barang bukti ratusan kilogram ganja berhasil kami amankan,” tegas Kombes Yulian.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Hantam Gowa, Lumajang, dan Pati, Ratusan Rumah Rusak

Pukulan Telak untuk Narkoba di Sumsel

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz menegaskan, pengungkapan ini menjadi langkah besar menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika.

Selain penindakan, polisi juga mulai menggencarkan pendekatan sosial agar warga tidak lagi terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menekankan bahwa operasi ini membuktikan keseriusan aparat.

“Ini bukan hanya penindakan di permukaan. Kami hancurkan sumbernya langsung. Ladang 20 hektare dan ratusan kilogram ganja tidak jadi beredar,” tegasnya.

Kini, tersangka dijerat Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

Polisi juga membuka kemungkinan penjeratan pasal tambahan seiring pengembangan kasus.

Dengan pengungkapan ini, Polda Sumsel mengirim pesan keras: tidak ada tempat bagi jaringan narkoba.

Aparat memastikan perburuan akan terus berlanjut hingga seluruh sindikat tumbang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Pelajar Dibacok di Palmerah Jakarta Barat, Korban Alami 7 Jahitan
Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru
Tabung Oksigen Terpental Saat Pengisian di Cilincing, Hantam Rumah dan Warung Warga
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius
Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos
Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis
Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek
Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:30 WIB

Viral Pelajar Dibacok di Palmerah Jakarta Barat, Korban Alami 7 Jahitan

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:12 WIB

Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Tabung Oksigen Terpental Saat Pengisian di Cilincing, Hantam Rumah dan Warung Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:35 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Berita Terbaru

Mengamankan jalur energi regional. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim memperkuat kemitraan maritim serta jaminan pasokan LNG di tengah krisis Timur Tengah. (David Mareuil/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:12 WIB

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

INTERNASIONAL

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:43 WIB