BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Anggapan mengenai harga murah chip memori buatan China kini mulai gugur di pasar global.
Lonjakan Harga Memori Server DDR5
CXMT mematok harga modul memori server DDR5 lebih mahal dari Samsung.
Perusahaan menjual modul DDR5 RDIMM 64 GB melampaui angka USD 1.240 per unit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Samsung menetapkan harga produk serupa pada kisaran USD 1.240 per unit.
Biaya produksi bukan pemicu utama kenaikan harga fantastis tersebut.
Lonjakan permintaan server AI di China memicu perebutan pasokan chip.
Kebutuhan pasar bahkan melonjak hingga sepuluh kali lipat belakangan ini.
Oleh karena itu CXMT dapat menaikkan harga tanpa kehilangan pelanggan.
Penolakan Diskon Huawei dan Rencana IPO
CXMT mengandalkan keunggulan pasokan saat pasar menghadapi krisis persediaan.
Peningkatan biaya memori kini menekan operasional perusahaan teknologi lokal.
Banyak perusahaan terpaksa menunda jadwal peluncuran produk baru mereka.
Raksasa teknologi Huawei sempat meminta keringanan harga khusus kepada CXMT.
Namun manajemen CXMT menolak permintaan diskon dari Huawei tersebut.
Meskipun demikian kedua perusahaan tetap menjaga hubungan kerja sama bisnis.
Saat ini CXMT menguasai sekitar 8 hingga 10 persen pasar DRAM global.
Perusahaan sedang membangun fasilitas pabrik baru guna memperluas kapasitas.
Manajemen juga menyiapkan langkah penawaran umum perdana atau IPO.
ByteDance dan Alibaba mengamankan kontrak pasokan jangka panjang bersama CXMT.
Adopsi Merek Laptop Global dan Format LPCAMM2
Berbagai merek laptop terkenal mulai mengadopsi chip memori buatan CXMT.
Produsen seperti Lenovo, HP, Dell, ASUS, dan Acer memasang RAM CXMT.
Merek global mengandalkan komponen ini untuk laptop menengah dan bisnis premium.
Pengembang juga mengaplikasikan chip CXMT pada format modul terbaru LPCAMM2.
Format baru ini menyajikan kecepatan tinggi dengan fleksibilitas lepas pasang.
Namun regulasi perdagangan Amerika Serikat membatasi jangkauan pasar CXMT.
Vendor hanya memasarkan laptop berbekal RAM CXMT di wilayah Asia dan Eropa.
Kehadiran CXMT kini mengancam dominasi Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













