Ledakan Dahsyat, Mobil Meledak di Bawah Flyover Karang Anyar, Satu Orang Luka Bakar

Kamis, 13 November 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Kijang G hangus terbakar usai ledakan di parkiran bawah layang Sawah Besar. (Posnews/Shutterstock)

Mobil Kijang G hangus terbakar usai ledakan di parkiran bawah layang Sawah Besar. (Posnews/Shutterstock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga dan pengendara di bawah layang Jalan Raya Karang Anyar, Sawah Besar, sempat panik saat mobil tiba-tiba meledak, Rabu (12/11/2025) pagi.

Mobil yang meledak hebat itu  langsung terbakar hingga menyambar kendaraan lain di area parkiran. Insiden maut itu menyebabkan satu orang luka bakar serius dan tiga mobil hangus dilalap api.

Korban diketahui bernama Jajang, mengalami luka bakar 23 persen di sekujur tubuhnya. Saat kejadian, korban baru saja mengantar anaknya sekolah lalu duduk di dalam mobil Kijang G B 2034 UZK miliknya.

Namun, tragedi terjadi dalam sekejap. Ketika korban menyalakan rokok menggunakan korek api, tiba-tiba terdengar ledakan keras disusul kobaran api besar. Diduga, percikan api memicu sisa gas dari 17 tabung elpiji kosong yang disimpan di dalam mobil.

Baca Juga :  Razia Obat Ilegal di Tanah Abang, 10 Pengedar Diciduk! Ribuan Butir Disita

“Korban langsung terbakar. Api cepat merembet dan menyambar mobil lain di sekitarnya,” ujar salah satu saksi mata, Toto, dengan wajah tegang.

Kebakaran itu membuat warga sekitar panik dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum 7 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Petugas damkar yang dipimpin Subadi akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 08.37 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat insiden ini, tiga mobil ludes terbakar, yaitu:

  • Kijang G B 2034 UZK milik korban,
  • Honda Brio D 1699 YBL, dan
  • Toyota Avanza B 1091 PVM.
Baca Juga :  Kampus Memanas, Mahasiswa UNM Bentrok - 5 Motor Ludes Terbakar di Parangtambung

Sementara itu, polisi dari Polsek Metro Sawah Besar langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Benar, telah terjadi kebakaran di bawah layang Karang Anyar. Korban mengalami luka bakar dan tiga kendaraan rusak berat. Kasus ini masih kami selidiki,” ujar petugas Reskrim Sawah Besar di lokasi kejadian.

Api kini padam, namun bau hangus dan bekas ledakan masih menyengat di area parkiran. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Bima Kota Terseret Aliran Dana Narkoba, Mabes Polri Gas Pidana dan Etik
5 Bulan Berlalu, Laporan Penamparan Siswa SD Tunas Karya 3 Belum Ada Perkembangan
Upaya Redam Krisis Greenland dan Pertegas Peran Eropa
Eskalasi Laut China Timur: Jepang Sita Kapal Nelayan Tiongkok
Deregulasi Terbesar AS: Trump Cabut Landasan Hukum Aturan Emisi Era Obama
Laporan Fed New York Ungkap Konsumen AS Tanggung Biaya Terbesar
Pemprov DKI Siapkan 661 Bus dan Kuota 26.500 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026
Dua Pencuri Besi Jembatan di Sunter Positif Narkoba, Polres Jakut Dalami Jaringan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:52 WIB

Kapolres Bima Kota Terseret Aliran Dana Narkoba, Mabes Polri Gas Pidana dan Etik

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:34 WIB

5 Bulan Berlalu, Laporan Penamparan Siswa SD Tunas Karya 3 Belum Ada Perkembangan

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:23 WIB

Upaya Redam Krisis Greenland dan Pertegas Peran Eropa

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:20 WIB

Eskalasi Laut China Timur: Jepang Sita Kapal Nelayan Tiongkok

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:16 WIB

Deregulasi Terbesar AS: Trump Cabut Landasan Hukum Aturan Emisi Era Obama

Berita Terbaru

Konflik Arktik memicu perang dagang. Trump tetapkan tenggat waktu Februari untuk aneksasi Greenland atau hadapi tarif impor, membuat Eropa bersatu melawan

INTERNASIONAL

Upaya Redam Krisis Greenland dan Pertegas Peran Eropa

Jumat, 13 Feb 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi, Runtuhnya pilar aturan iklim. Presiden Donald Trump mencabut

INTERNASIONAL

Eskalasi Laut China Timur: Jepang Sita Kapal Nelayan Tiongkok

Jumat, 13 Feb 2026 - 16:20 WIB