Razia Obat Ilegal di Tanah Abang, 10 Pengedar Diciduk! Ribuan Butir Disita

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan Satpol PP DKI Jakarta menyita ribuan butir obat ilegal saat razia di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (27/10/2025). (Ist)

Petugas gabungan Satpol PP DKI Jakarta menyita ribuan butir obat ilegal saat razia di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (27/10/2025). (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Obat keras kini bebas di jual di pasaran, bahkan obat tersebut ditawarkan dipinggir-pinggir jalan. Kondisi ini sangat meresahkan warga yang ada di sekitar lokasi.

Karena itu, operasi pemberantasan narkotika dan obat ilegal terus digencarkan aparat di Ibu Kota. Kali ini, giliran kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang disisir petugas gabungan karena maraknya penjualan obat terlarang di pasar-pasar setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam razia besar yang digelar Senin siang (27/10/2025), sepuluh orang pengedar obat ilegal berhasil diciduk. Dari tangan para pelaku, petugas menyita lebih dari 3.200 butir obat terlarang siap edar.

Baca Juga :  426 Siswa SMA 1 Jogja Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

β€œTerjaring 10 orang pengedar obat terlarang berikut barang buktinya,” ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan, Selasa (28/10/2025).

Satriadi menjelaskan, obat yang disita meliputi Tramadol 1.839 butir, Trihexyphenidyl 800 butir, dan Heximer 625 butir. Ribuan butir obat tersebut ditemukan saat petugas menyisir sejumlah kios di Pasar Tanah Abang.

Razia melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP Jakpus, BPOM, Garnisun TNI, Dishub, Dinsos, hingga petugas kecamatan dan kelurahan. Para pelaku kedapatan menjual obat keras tanpa izin edar resmi.

Baca Juga :  Dua Pengunjung Sidang Diduga Setor Sabu ke Napi di PN Jakarta Pusat

β€œPara penjual yang diamankan dibawa ke Panti Kedoya untuk menjalani pembinaan selama 14 hari. Langkah ini merupakan upaya rehabilitasi sosial agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” tegas Satriadi.

Warga menyambut positif langkah tegas ini. Mereka berharap razia seperti ini terus digelar agar kawasan Tanah Abang bersih dari peredaran obat terlarang yang merusak generasi muda. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru