Menhub Pastikan ATR 42-500 Laik Terbang, Tim SAR Temukan Korban dan Serpihan

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Posnews/Ist)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Posnews/Ist)

SULSELS, POSNEWS.CO.ID – Pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) terus berlanjut. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, laik terbang.

Pemeriksaan dokumen dan kelaikan memastikan pesawat memenuhi standar keselamatan.

“Pesawat laik terbang. Kami sudah memeriksa dokumen dan menyatakan aman untuk operasional,” ujar Menhub Dudy di Posko SAR AJU, Desa Tompo Bulu, Pangkep, Senin (19/1/2026).

Menhub menekankan, KNKT harus menganalisis seluruh bukti, termasuk black box, sebelum dapat mengonfirmasi penyebab kecelakaan.

Baca Juga :  KNKT Selidiki Jatuhnya ATR 42-500 di Sulawesi Selatan, Pencarian Terkendala ELT Tak Aktif

“KNKT akan menyampaikan evaluasi lengkap. Kami tidak ingin berspekulasi,” jelas Dudy.

Penerbangan ATR 42-500 merupakan misi surveillance laut rutin Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Operasi SAR dan Korban

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan lebih dari seribu orang tim gabungan diterjunkan untuk pencarian, termasuk tim kebencanaan, kesehatan, dan logistik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekompakan tim mempercepat evakuasi korban. Pencarian terus kami lakukan,” kata Andi.

Hingga hari ketiga operasi SAR, tim menemukan satu korban perempuan di jurang Gunung Bulusaraung, kedalaman 50 meter. Sehari sebelumnya, tim mengevakuasi korban laki-laki di lereng jurang.

Baca Juga :  Enam Korban Pesawat ATR 42 Dalam Proses Evakuasi, Tim SAR Temukan 9 Pack Body Part

Penemuan Serpihan Pesawat

Tim SAR gabungan menemukan serpihan ATR 42-500 di perbatasan Maros dan Pangkep, sekitar 26,49 km dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Pemeriksaan awal menemukan serpihan jendela pesawat, lalu bagian badan dan ekornya.

Menhub Dudy menambahkan, pemerintah, Basarnas, TNI, Polri, AirNav Indonesia, BMKG, dan pemerintah daerah terus memperkuat pencarian dan evakuasi di lokasi temuan.

“Penemuan serpihan ini bagian dari progres penting. Semua temuan sedang diverifikasi otoritas berwenang,” ujarnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru