Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap Saepul, terduga pelaku mutilasi di Depok, saat operasi Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Pandeglang, Banten. (Posnews/Subdit Resmob PMJ)

Polisi menangkap Saepul, terduga pelaku mutilasi di Depok, saat operasi Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Pandeglang, Banten. (Posnews/Subdit Resmob PMJ)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Misteri mayat pria tanpa kaki yang ditemukan di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Polda Metro Jaya menangkap Saepul (26) sebagai terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51).

Polisi mengungkap bahwa keduanya berkenalan melalui media sosial sebelum bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung, Depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pertemuan pada 23 Juli 2026 itu berakhir tragis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026,” kata Budi, Rabu (5/8/2026).

Cekcok Berujung Pembunuhan

Menurut hasil penyelidikan, pertemuan tersebut berubah menjadi pertengkaran. Polisi menyebut Saepul menikam perut korban dan menggorok lehernya menggunakan pisau hingga tewas.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta dan Kota Besar Indonesia Kamis 28 Mei 2026 Didominasi Berawan

“Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau,” ujar Budi.

Setelah memastikan korban meninggal, pelaku diduga berusaha menghilangkan jejak dengan memotong kedua kaki korban hingga pangkal paha. Jasad kemudian dibungkus menggunakan plastik hitam dan karung sebelum dibuang ke kawasan Tanah Merah, Depok.

Sementara itu, potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas.

Ditangkap Saat Kabur ke Pandeglang

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Saepul pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten.

Polisi menyebut pelaku saat itu diduga sedang berusaha melarikan diri.

“Pelaku sudah ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Inisial SA,” kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika.

Dalam video penangkapan yang beredar, tim penyidik menyusuri jalan gelap di kawasan persawahan sebelum menyergap Saepul di sebuah rumah.

Baca Juga :  Bentrokan Ormas Vs Mata Elang di Cengkareng di Siang Bolong, Polisi Pastikan Kondusif

Saat diamankan, pelaku mengenakan kaus dan celana hitam dan kemudian dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Motor Korban Dijual

Polisi juga mengungkap bahwa setelah membuang jasad, Saepul membawa kabur sepeda motor milik Kunaefi. Kendaraan tersebut dibawa ke Panimbang, Pandeglang, lalu dijual.

Terbongkar Gara-Gara Karung Dibakar

Kasus ini terungkap secara tidak sengaja. Warga sebenarnya sudah melihat karung mencurigakan sejak 24 Juli 2026, tetapi mengira isinya hanya sampah.

Pada Selasa (4/8/2026), seorang warga mencoba membakar karung tersebut dan terkejut saat menemukan jasad manusia di dalamnya.

Korban ditemukan tanpa pakaian, dengan luka sayatan di leher, kedua tangan terikat, dan kedua kaki hilang hingga pangkal paha.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan, hubungan antara pelaku dan korban, serta kemungkinan adanya unsur lain dalam kasus mutilasi yang menggemparkan Depok tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB