Pascabencana Sumatra, Pemerintah Tuntaskan 1.000 Rumah dan Targetkan 15.000 Hunian

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Teddy Indra Wijaya. (Posnews/Ist)

Seskab Teddy Indra Wijaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan langkah konkret pemerintah dalam satu bulan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat.

Pemerintah, kata Teddy, bergerak cepat dengan menyelesaikan lebih dari 1.000 unit rumah hunian bagi warga terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Selain membangun rumah, pemerintah juga mengebut perbaikan fasilitas publik secara bertahap di wilayah terdampak.

“Dalam satu bulan pascabencana, pemerintah bergerak cepat. Lebih dari 1.000 unit rumah hunian sudah selesai dibangun di tiga provinsi,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (4/1/2026).

Selanjutnya, Teddy mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto turun langsung mengecek pembangunan hunian. Pada 1 Januari 2026, Presiden meninjau 600 unit pertama yang dibangun oleh BPI Danantara di Aceh Tamiang.

Baca Juga :  23 Marinir Tertimbun Longsor, 4 Gugur di Cisarua Bandung Barat - KSAL Ungkap Kronologi

Pemerintah Targetkan 15.000 Rumah

Pemerintah, lanjut Teddy, menargetkan 15.000 unit rumah hunian untuk korban bencana Sumatra melalui program Danantara.

“Pada hari pertama 2026, Presiden Prabowo Subianto langsung mengecek 600 unit awal dari total 15.000 rumah yang Danantara bangun, sekaligus memimpin rapat koordinasi di Aceh Tamiang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Teddy memastikan kualitas hunian menjadi perhatian utama pemerintah. Pemerintah melengkapi rumah-rumah di Aceh Tamiang dengan wifi gratis, air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas bermain anak, serta akses jalan utama.

Baca Juga :  Prabowo Sentil Perencanaan IKN, Panas Ekstrem dan Karhutla Mengintai

Tak hanya itu, pemerintah saat ini membangun 2.500 unit rumah tambahan di lahan seluas 5,5 hektare milik BUMN. Di seberang kawasan tersebut, hunian tetap seluas 3,5 hektare juga telah berdiri.

“Di lahan 5,5 hektare ini, pemerintah membangun 2.500 unit rumah menggunakan aset BUMN,” terang Teddy.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah menyediakan hunian layak dan cepat bagi korban banjir dan longsor.

Ke depan, pemerintah daerah akan mendata dan mengatur warga yang berhak menempati rumah-rumah tersebut.

“Pemerintah membangun hunian secara cepat dan layak. Selanjutnya, pemerintah daerah mendata dan mengatur warga yang akan menempatinya,” pungkas Teddy.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru