Pegawai SPPG Jatiasih Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Pelecehan Atasan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pelecehan seksual. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Pelecehan seksual. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus pelecehan dan kekerasan dimana sajam bisa terjadi termasuk ditempat kerja. Karena itu kewaspadaan harus tetap kita jaga sehingga kita bisa mengantisipasinya sejak awal.

Seorang staf wanita di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Jatiasih, Kota Bekasi, diduga menjadi korban kekerasan dan pelecehan yang dilakukan oleh atasannya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini langsung menyita perhatian publik setelah korban melapor ke polisi dan kisahnya viral di media sosial.

Kasus tersebut mencuat usai korban berinisial RD menulis curhat di Instagram. Ia mengaku sering menerima makian, perlakuan kasar, bahkan tindakan tidak senonoh dari sang atasan yang disebut berinisial MK, selaku Kepala SPPG Jatiasih.

Baca Juga :  Bayi Ananda Putri Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Ancol, Diduga Jatuh Saat Ibu Tidur

“Kepala SPPG Bekasi Selatan dilaporkan ke polisi karena lecehkan dan aniaya pegawai wanita,” tulis akun @fakta.indo, Kamis (23/10/2025).

Merasa tertekan dan tak tahan dengan perlakuan tersebut, RD akhirnya melapor ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Kami baru menerima laporan korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Kamis (23/10/2025).

Braiel menegaskan, penyidik tengah menjadwalkan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Polisi juga akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan.

Baca Juga :  PPATK Bakal Blokir Rekening Nganggur 3 Bulan yang Terindikasi Judi Online

“Korban mengaku dianiaya. Pemeriksaan akan segera kami jadwalkan,” kata Braiel.

Sementara itu, dari laporan yang diterima, korban diduga sering dimaki dan dipermalukan di depan rekan kerja. Dugaan kekerasan dan pelecehan ini kini dalam penyelidikan intensif Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.

Kasus ini menjadi sorotan warganet karena menyorot praktik kekerasan terhadap perempuan di lingkungan kerja pemerintah daerah. Polisi berjanji menuntaskan kasus tersebut secara transparan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB