TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pekerja proyek penuh dengan resiko membahayakan saat bekerja. Selain mengenakan perlengkapan sesuai SOP dalam bekerja, juga kehati-hatian wajib dipegang.Â
Kecelakaan kerja maut terjadi di proyek pembangunan Keiku Apartemen Tokyo Riverside PIK 2, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Seorang pekerja berinisal FS tewas setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter. Kejadian ini langsung menggegerkan para pekerja di lokasi proyek.
Insiden nahas ini berawal pada Selasa malam, 2 Desember 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban FSl dan rekannya, Agung Saputra, sedang beristirahat di atas atap bangunan kaca yang masih dalam proses pemasangan.
Sekitar pukul 19.30 WIB, FS turun sebentar untuk mengambil minuman berjarak dua meter dari lokasi mereka beristirahat. Namun, saat kembali dan hendak duduk, langkah kakinya meleset.
Kaki FS justru menapak pada lubang atap yang belum dipasang kaca, membuatnya terperosok dan jatuh bebas dari ketinggian 5 meter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban jatuh dalam posisi tengkurap dan langsung mengeluarkan darah dari telinga, hidung, dan mulut. Agung yang melihat kejadian itu langsung turun menolong.
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyawa Tak Tertolong
FS segera dibawa ke RS Hermina PIK 2 sekitar pukul 20.00 WIB untuk mendapat pertolongan pertama. Namun kondisi cedera yang parah membuat nyawanya sulit diselamatkan.
Pada Rabu, 3 Desember 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan FS meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa keluarga pada sore harinya untuk dimakamkan di kampung halaman di Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
Piket Reskrim Polsek Teluknaga bersama Pospol Kosambi datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB setelah menerima laporan kecelakaan kerja tersebut.
Polisi memeriksa para saksi, termasuk Agung Saputra, Deddy Sudiyanto, dan Mista, untuk memastikan kronologi lengkap. Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Teluknaga. (red)





















