Penjual Pinang Ditikam OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Diduga KKB

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Brutal di Dekai: Wanita Penjual Pinang Ditusuk Dua Pria Bermotor. (Posnews/Ist)

Aksi Brutal di Dekai: Wanita Penjual Pinang Ditusuk Dua Pria Bermotor. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi penusukan brutal mengguncang Kompleks Ruko Blok A, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (17/2/2026).

Seorang wanita penjual pinang berinisial E-K (33) mengalami dua luka tusuk di pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang berjualan.

Korban merupakan perempuan asal Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan pinang di kawasan tersebut.

Warga sekitar mengenal E-K sebagai sosok ramah yang rutin beraktivitas di Jalan Gunung, Distrik Dekai.

Pelaku Datang Berpura-pura Jadi Pembeli

Peristiwa terjadi saat korban tengah melayani pembeli di lapaknya. Dua pria datang menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam dari arah jalan raya dan berhenti tepat di samping tempat jualannya.

Korban bahkan mengenali salah satu pelaku karena kerap membeli pinang di lapaknya. Namun, tanpa peringatan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan langsung menikam korban dua kali di bagian pundak kanan.

Serangan berlangsung cepat. Korban tak sempat menghindar. Usai beraksi, kedua pelaku kabur ke arah Kantor Pos menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :  4.531 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di DPR, Besok

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Dirawat Intensif di RSUD Dekai

Warga yang panik langsung mengevakuasi korban ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan akibat luka tusuk yang dideritanya.

Mendapat laporan kejadian, tim gabungan Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan BKO Brimob Polda Papua langsung bergerak ke lokasi dan rumah sakit.

Aparat mengamankan sejumlah barang bukti serta memeriksa saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan analisis awal dan ciri-ciri pelaku, aparat menduga kuat adanya keterkaitan dengan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo.

Kelompok tersebut sebelumnya juga terlibat dalam pembakaran Ruko Blok A pada 14 Februari 2026.

Meski demikian, penyidik masih mendalami motif serta jaringan pelaku untuk memastikan keterlibatan pihak tertentu.

Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas Mengenaskan, Polisi Selidiki Dugaan Dianiaya Ibu Tiri

“Setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat, apalagi terhadap perempuan yang sedang mencari nafkah, tidak dapat dibenarkan. Kami akan mengejar dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, pola penyerangan terhadap warga sipil menunjukkan upaya intimidasi dan teror yang tidak boleh berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Aparat kini menganalisis barang bukti dan memaksimalkan pemeriksaan saksi untuk mengungkap identitas pelaku.

Pengamanan Diperketat

Saat ini, aparat gabungan terus memburu dua pelaku yang masih dalam pencarian. Pengamanan di sekitar Ruko Blok A dan wilayah Dekai juga diperketat guna memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal tanpa rasa takut.

Polisi mengimbau warga tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku.

Kasus penusukan ini menambah daftar aksi kekerasan di Yahukimo dan menjadi perhatian serius aparat keamanan untuk menjaga stabilitas di wilayah Papua Pegunungan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap
Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:13 WIB

Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:56 WIB

Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Berita Terbaru