PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Pelaku teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada masyarakat Papua terus diburu Satgas Damai Cartenz. Petugas akan melakukan tindakan tegas kepada KKB jika sudah mendapat perlawanan.
Satgas Damai Cartenz akhirnya menangkap pentolan sadis KKB Kodap XV Ngalum Kupel, Maam Taplo, dalam operasi cepat di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (22/11/2025).
Penangkapan buronan kelas berat ini langsung menggegerkan publik karena rekam jejak brutalnya yang merenggut banyak nyawa.
Maam Taplo selama ini diburu karena membunuh tenaga kesehatan Gabriella Meilani secara keji di Kiwirok pada 2021. Aksi itu meninggalkan luka mendalam lantaran Gabriella ditemukan dengan luka bacok di kepala dan leher serta luka tusuk di perut.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan penangkapan ini menjadi langkah besar dalam penegakan hukum di Papua.
“Penangkapan ini penting untuk memberi keadilan bagi seluruh korban,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemeriksaan awal, Maam mengaku kabur dari Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025. Ia berdalih ingin berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, karena mengalami sakit di bagian perut. Namun, pelarian itu terhenti setelah Satgas berhasil mengepung dan meringkusnya tanpa perlawanan.
Maam kini digelandang ke Polda Papua untuk diperiksa intensif oleh penyidik Ditreskrimum.
Rekam Jejak Sadis Maam Taplo: Banyak Korban, Banyak Luka
Aksi Maam Taplo bukan hanya membunuh suster Gabriella. Ia juga menganiaya 10 orang lainnya dalam insiden yang sama, antara lain:
- dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan)
- Siti Khotijah
- Martinus Deni Satya
- Lukas Luji (memar)
- Emanuel Abi (luka panah)
- Patra (memar)
- Katrianti Tandiala (luka tusuk)
- Christina Sampe Tonapa (luka tusuk)
- Marcelinus Ola Atanila (memar)
- Gerald Sokoy
Tidak berhenti di situ, Maam juga membakar fasilitas umum di Kiwirok, termasuk Bank Papua, Puskesmas, pasar, perumahan puskesmas, hingga kantor distrik.
Terlibat Penembakan dan Kontak Senjata Mematikan
Maam tercatat ikut dalam serangkaian aksi penembakan:
- Penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok
- Penembakan Pos Brimob Resimen III
- Penembakan Satgas Kodim Yonif 431/SSP
- Kontak tembak yang menewaskan Prada Beryl Kholif A.R
Satgas Damai Cartenz memastikan investigasi terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan ada jaringan pelaku lain yang terlibat. (red)





















