JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β Jakarta bersiap menghadapi duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026) sore.
Di tengah antusiasme pecinta sepak bola, polisi mengingatkan warga agar bersiap menghadapi lonjakan kendaraan di sekitar kawasan Senayan.
Ditlantas Polda Metro Jaya memprediksi arus lalu lintas meningkat menjelang pertandingan. Karena itu, polisi meminta masyarakat yang tidak berkepentingan menuju GBK memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga pekan kedua Super League 2026/2027 tersebut dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB. I.League memastikan pertandingan tetap berlangsung di SUGBK dan dapat dihadiri penonton.
Imbauan lalu lintas itu disampaikan Ditlantas Polda Metro Jaya melalui akun resmi @tmcpoldametro pada Jumat (11/9/2026).
βTetap ikuti rekayasa lalu lintas serta arahan petugas di lapangan demi keamanan, ketertiban, dan kelancaran bersama,β tulis Ditlantas Polda Metro Jaya.
Empat Ruas Jalan Jadi Perhatian
Polisi menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju dan keluar kawasan SUGBK.
Empat ruas yang mendapat perhatian yakni Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Gerbang Pemuda.
Peningkatan kendaraan diperkirakan terjadi ketika penonton mulai bergerak menuju stadion. Setelah pertandingan berakhir, kepadatan juga berpotensi kembali meningkat karena ribuan penonton keluar hampir bersamaan.
Karena itu, Ditlantas Polda Metro Jaya meminta pengendara tidak memaksakan diri menerobos jalur yang sedang direkayasa. Petugas di lapangan akan mengarahkan kendaraan sesuai kondisi lalu lintas.
Warga Diminta Pilih Jalur Alternatif
Bagi warga yang tidak memiliki kepentingan di sekitar GBK, menghindari kawasan Senayan menjadi pilihan paling aman untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan.
Sementara itu, masyarakat yang tetap harus melintas di kawasan tersebut diminta memantau rekayasa lalu lintas dan mengikuti instruksi petugas.
Ditlantas juga mendorong calon penonton menggunakan transportasi umum. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi sekaligus mempermudah mobilitas menuju kawasan stadion.
Dengan demikian, warga tidak hanya menghemat waktu perjalanan, tetapi juga ikut membantu polisi menjaga kelancaran arus kendaraan.
Duel Panas Tanpa Bobotoh di Tribun
Pertandingan Persija kontra Persib kali ini memiliki perhatian khusus. I.League dan PSSI memastikan laga bisa disaksikan penonton, tetapi suporter Persib atau Bobotoh belum diperbolehkan hadir langsung di SUGBK karena pertimbangan keamanan.
Manajer Persib Umuh Muchtar juga meminta Bobotoh tidak datang ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
Imbauan itu muncul karena hubungan antarsuporter Persija dan Persib dinilai masih membutuhkan perhatian.
Di sisi lain, I.League meminta pendukung Persija menjadi tuan rumah yang baik. Penonton juga diminta tidak melakukan provokasi, termasuk melalui media sosial, yang berpotensi memperkeruh suasana.
Polisi Antisipasi Gesekan hingga Jalur Bekasi
Pengamanan pertandingan tidak hanya berpusat di sekitar GBK. Aparat juga mengantisipasi pergerakan suporter di wilayah penyangga Jakarta.
Polres Metro Bekasi, misalnya, memetakan 27 titik yang dinilai rawan gesekan menjelang pertandingan. Polisi menyiapkan sekitar 950 personel untuk mengamankan aktivitas suporter di wilayah Kabupaten Bekasi.
Pengamanan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi jalur mobilitas masyarakat, termasuk pintu tol, stasiun, terminal, dan jembatan penyeberangan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengamanan laga Persija-Persib tidak hanya menyangkut stadion. Pergerakan massa sebelum dan setelah pertandingan juga menjadi perhatian aparat.
Rivalitas Cukup di Lapangan
Persija dan Persib memiliki rivalitas panjang yang membuat setiap pertemuan selalu menyedot perhatian. Karena itu, seluruh pihak kembali diingatkan agar tidak membawa tensi pertandingan ke jalanan.
PSSI bahkan berencana mempertemukan Jakmania dan Bobotoh setelah rangkaian laga ini untuk membangun komunikasi antarsuporter.
Bagi pengguna jalan, pesan polisi juga sederhana: atur perjalanan, hindari kawasan GBK jika tidak berkepentingan, gunakan transportasi umum bila menuju stadion, dan patuhi arahan petugas.
Sebab, panasnya Persija kontra Persib seharusnya berhenti di lapangan. Jangan sampai rivalitas sepak bola berubah menjadi kemacetan, kericuhan, atau persoalan baru bagi masyarakat Jakarta. **
Editor : Hadwan













