Polda Metro Jaya Tangkap 1.240 Orang dalam Aksi Ricuh DPR, 22 Positif Narkoba

Selasa, 2 September 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ribuan personel gabungan bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, DPR RI, Bundaran HI, dan sejumlah titik di Jakarta Pusat.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ribuan personel gabungan bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, DPR RI, Bundaran HI, dan sejumlah titik di Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menangkap 1.240 orang terkait aksi demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung DPR/MPR RI pada 25–31 Agustus 2025. Polisi sudah memulangkan 1.113 orang, sementara sisanya masih menjalani proses hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyebut polisi sudah memulangkan 1.113 orang, sedangkan sisanya masih menjalani proses hukum, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Waspada Potensi Banjir Rob di Jakarta hingga Cirebon

Hasil pemeriksaan menunjukkan 22 orang positif narkoba. Rinciannya, 14 orang mengonsumsi sabu, tiga orang memakai ganja, dan lima orang menggunakan benzoat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

9 Laporan Pidana, 10 Tersangka

Polisi juga menerima sembilan laporan pidana terkait kerusuhan tersebut. Dari laporan itu, penyidik menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Sembilan di antaranya sudah ditahan, sementara satu orang masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Indonesia Menang Telak di Asia-Pasifik, Melaju ke Presiden Dewan HAM PBB 2026

Selain menangkap massa, polisi mencatat kerusuhan merusak sejumlah fasilitas umum. Kerusakan terjadi pada halte Transjakarta, pagar pembatas jalan, hingga kendaraan dinas Polri yang dibakar massa.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus memproses hukum para pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana. Polisi juga mengantisipasi aksi lanjutan dengan memperketat pengamanan di kawasan Senayan, terutama sekitar Gedung DPR/MPR RI. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB