Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama I League, Ferry Paulus. (Posnews/Instagram)

Direktur Utama I League, Ferry Paulus. (Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Duel panas Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipastikan batal digelar di Jakarta. Operator kompetisi memindahkan laga sarat gengsi itu ke Samarinda karena alasan keamanan.

Direktur Utama I League, Ferry Paulus, mengatakan pertandingan tetap berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.

β€œLiga memutuskan pertandingan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Tanggal tetap 10 Mei dan kick-off tetap pukul 15.30 WIB,” kata Ferry usai rapat koordinasi di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga :  Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Demi Judi Online, Terancam Hukuman Mati

Polisi Soroti Situasi Keamanan Jakarta

Ferry menjelaskan polisi memberi masukan agar laga tidak digelar di Jakarta karena situasi keamanan dinilai belum ideal untuk pertandingan berisiko tinggi.

Selain rivalitas suporter yang kerap memanas, aparat juga mempertimbangkan padatnya agenda besar di ibu kota, termasuk peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang baru berlangsung.

Karena itu, operator liga memilih memindahkan pertandingan ke lokasi yang dinilai lebih aman.

Penonton Tetap Diizinkan

Meski venue berpindah ke Samarinda, pertandingan tetap bisa disaksikan langsung oleh penonton di stadion.

Baca Juga :  Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Samai Rekor Valentino Rossi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, panitia hanya mengizinkan suporter tuan rumah hadir sesuai kapasitas stadion.

Ferry menegaskan suporter tim tamu tetap dilarang datang ke stadion, sama seperti aturan pada laga-laga sebelumnya.

Langkah itu diambil untuk mencegah bentrokan dan menjaga pertandingan berjalan aman.

Laga klasik Persija kontra Persib selalu menjadi sorotan karena rivalitas panjang kedua tim yang kerap memicu tensi tinggi di dalam maupun luar lapangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB