Piala ASEAN FIFA Diusulkan, PSSI Tunggu Kepastian Resmi dari FIFA

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia. (Instagram/@marcklok)

Pemain Timnas Indonesia. (Instagram/@marcklok)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Federasi sepak bola dunia FIFA membuat angin segara bagi pecinta sepakbola dan para pemain di kawasan Asean. Wacana turnamen baru bertajuk Piala ASEAN FIFA bikin heboh dunia sepak bola Asia Tenggara.

Namun, PSSI menegaskan belum menerima informasi resmi maupun detail terkait ajang bergengsi yang disebut akan diikuti 11 negara ASEAN itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan lengkap dari penyelenggara sebelum memberi komentar lebih jauh.

“Saya belum dapat informasi lengkapnya, jadi belum bisa juga berkomentar soal Piala ASEAN FIFA itu,” ujar Arya di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga :  Bandar Narkoba Simpan Senpi Ilegal, Polisi Bongkar Jaringan Aceh-Bogor

Arya mengakui sudah mendengar kabar tentang rencana turnamen tersebut. Namun, pembahasan resmi di internal PSSI belum dilakukan. Karena itu, federasi sepak bola nasional masih bersikap hati-hati menanggapi isu ini.

Kabar kemunculan Piala ASEAN FIFA muncul di tengah eksistensi Piala AFF, turnamen dua tahunan yang sudah rutin digelar sejak 1996.

Bisa Untungkan Timnas Indonesia

Meski belum ada kepastian, Arya menilai turnamen ini bisa membawa keuntungan besar bagi Timnas Indonesia, asalkan diakui FIFA dan masuk ke kalender resmi.

Baca Juga :  Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Kalau masuk agenda resmi FIFA, klub-klub di Indonesia maupun luar negeri pasti akan lebih mudah melepas pemain ke Timnas,” jelasnya.

Menurut Arya, hal ini berbeda dengan Piala AFF yang selama ini berstatus non-agenda FIFA sehingga sering menyulitkan klub melepas pemainnya.

Lebih lanjut, Arya menegaskan PSSI belum bisa berspekulasi tanpa dokumen resmi dari penyelenggara. Pihaknya masih menunggu rincian terkait format turnamen, jadwal pelaksanaan, dan status keikutsertaan dalam kalender FIFA.

Detailnya belum kami terima. Jadi, belum bisa menjawab secara pasti,” tutup Arya Sinulingga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026
Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia
Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026
Madonna, BTS, dan Shakira Guncang Halftime Show Piala Dunia
Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Pramono Anung Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026, Siap Nobar di JIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 23:03 WIB

Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 06:34 WIB

Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 05:28 WIB

Madonna, BTS, dan Shakira Guncang Halftime Show Piala Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:25 WIB

Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB