Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 102,2 Gram Sabu di Grogol, Pelaku Ditangkap

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti sabu 102,2 gram yang disita dari pelaku di Grogol Jakarta Barat. Posnews/Ist)

Petugas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti sabu 102,2 gram yang disita dari pelaku di Grogol Jakarta Barat. Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat Polda Metro Jaya terus menggencarkan perang terhadap narkoba. Terbaru, polisi menggagalkan peredaran sabu seberat 102,2 gram di kawasan Grogol, Jakarta Barat.

Tim Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba langsung bergerak pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.

Petugas menyergap seorang pria di pinggir Jalan Semeru Raya, tepatnya di depan Toko Berkah Mandiri Elektronik, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Tangkap Pelaku dan Sita 102,2 Gram Sabu

Dalam operasi itu, polisi menangkap pria berinisial E.R.I (22) yang diduga mengedarkan sekaligus menyalahgunakan narkotika jenis sabu.

Petugas kemudian menggeledah pelaku dan menemukan satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 102,2 gram.

Baca Juga :  Penculikan di Bekasi, Pria Diduga Disekap Komplotan Ngaku Polisi dan Diperas Rp12 Juta

Pelaku menyembunyikan barang haram tersebut di dalam kotak kardus yang dibungkus plastik hitam dan dilakban bertuliskan “Fragile”.

Setelah itu, ia memasukkan kardus tersebut ke dalam paper bag merah untuk mengelabui petugas.

Tak hanya itu, polisi juga menyita satu unit ponsel merek Oppo warna cokelat yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi transaksi narkoba.

Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menegaskan jajarannya akan terus memburu pelaku kejahatan narkotika.

“Pada Senin, 2 Maret 2026, kami mengamankan pelaku berinisial E.R.I dengan barang bukti 102,2 gram sabu di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” tegasnya.

Baca Juga :  Tatanan Barat Terguncang: Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO

Polisi Kejar Jaringan hingga Bandar

AKP Rumangga juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkoba karena merusak masa depan generasi bangsa.

Ia memastikan setiap kasus yang terungkap akan dikembangkan hingga ke jaringan yang lebih besar.

“Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran dan menelusuri kasus ini sampai ke bandarnya,” ujarnya.

Kini, penyidik membawa tersangka beserta barang bukti ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Melalui pengungkapan ini, polisi menegaskan tidak akan memberi celah bagi peredaran narkoba di Ibu Kota. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 16:34 WIB

200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Minggu, 8 November 2026 - 05:31 WIB

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB