Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Minggu, 13 September 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

LAMPUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Persoalan komentar di media sosial berujung petaka dalam sebuah rumah tangga di Kabupaten Lampung Barat, Lampung.

Seorang pria berinisial Risman (31) diduga menganiaya istrinya setelah keduanya terlibat cekcok mengenai komentar seorang perempuan saat siaran langsung TikTok.

Perselisihan yang awalnya terjadi di dalam rumah itu kemudian memanas. Risman diduga mengambil sebilah golok dari dapur dan mengarahkan senjata tajam tersebut kepada istrinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat Iptu Rudy Prawira mengatakan peristiwa itu terjadi di Pekon Pura Mekar, Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Pelaku sudah kami amankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” kata Rudy kepada wartawan, Sabtu (12/9/2026).

Bermula dari Komentar Saat Live TikTok

Kasus tersebut bermula ketika Risman melakukan siaran langsung TikTok di depan rumah. Tidak lama kemudian, dia menghampiri istrinya yang berada di kamar.

Keduanya lalu terlibat cekcok. Korban mempersoalkan komentar seorang perempuan yang dinilai menjelek-jelekkannya ketika Risman melakukan live.

Baca Juga :  Keluarga Desak Polisi Tangkap Otak di Balik Pembunuhan Ilham Pradipta di Bekasi

Perselisihan semakin panas ketika Risman meminta telepon genggam korban. Polisi menyebut Risman diduga mengetahui akun WhatsApp miliknya telah ditautkan ke ponsel sang istri.

Namun, korban menolak menyerahkan ponselnya. Risman kemudian pergi ke dapur dan mengambil golok.

“Pelaku kemudian mengarahkan golok kepada korban sambil mengancam akan membunuh korban dan anaknya,” ujar Rudy.

Korban Kabur Bersama Anak

Ancaman tersebut membuat korban ketakutan. Korban kemudian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Namun, sekitar pukul 16.00 WIB, korban kembali masuk ke rumah melalui pintu belakang. Saat itu, Risman kembali meminta ponsel milik korban.

Situasi baru berubah ketika Risman tertidur. Korban kemudian menggendong anaknya dan melarikan diri menuju kebun kopi di sekitar rumah.

Korban akhirnya ditemukan keluarganya. Sekitar pukul 21.00 WIB, adik korban bersama seorang temannya menjemput korban dan membawanya ke rumah keluarga di Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong.

Korban Alami Sejumlah Luka

Keluarga kemudian menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Polisi menyebut terdapat memar dan goresan di bahu kiri, memar pada lengan kanan, serta bekas cekikan di leher.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari penanganan perkara oleh kepolisian. Setelah menerima laporan, petugas melakukan penyelidikan dan memburu Risman.

Baca Juga :  Gempa M7,7 NTT: 75 Orang Meninggal, 907 Luka dan 92.735 Mengungsi

Polisi akhirnya mendapatkan informasi mengenai keberadaan Risman di rumahnya di Pekon Pura Mekar. Petugas kemudian mengamankan pria tersebut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi Proses Kasus Penganiayaan

Risman kini telah diamankan dan menjalani proses penyidikan. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan fakta dan unsur pidana dalam perkara tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa konflik yang bermula dari aktivitas media sosial dapat berkembang menjadi persoalan serius jika tidak diselesaikan dengan komunikasi yang sehat.

Perbedaan pendapat dalam rumah tangga tidak boleh berujung pada kekerasan.

Ketika emosi meningkat, mengambil jarak dan mencari bantuan keluarga atau pihak yang dipercaya jauh lebih aman daripada menghadapi konflik dengan ancaman maupun kekerasan.

Bagi korban kekerasan dalam rumah tangga, mencari pertolongan sedini mungkin juga penting untuk memastikan keselamatan diri dan anak.

Masyarakat di sekitar korban dapat membantu dengan memberikan dukungan dan menghubungkan korban dengan layanan kepolisian atau pendamping yang tersedia.

Risman dalam perkara ini masih berstatus terduga pelaku dan proses hukum terus berjalan. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang
Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo
Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap
Demi Biayai Pacar, Wanita di Bone Curi dan Gadaikan Motor Ibu Kandung
Ibu dan 2 Anak Korban Kecelakaan di Pantura Lamongan, Honda Jazz Diduga Kabur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:52 WIB

Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang

Selasa, 3 November 2026 - 19:53 WIB

Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk

Selasa, 3 November 2026 - 06:00 WIB

Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang

Senin, 2 November 2026 - 19:49 WIB

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terbaru

Blaze Entertainment resmi merilis konsol genggam retro Evercade Nexus. Konsol ini menyajikan layar besar, stik analog ganda, dan dukungan ratusan kaset fisik. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blaze Entertainment Rilis Konsol Retro Evercade Nexus

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:46 WIB

FromSoftware mendadak matikan peladen Dark Souls Dua dan Tiga akibat masalah teknis. Pemain kaitkan insiden ini dengan gangguan keamanan sebelumnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

FromSoftware Matikan Peladen Dark Souls Dua dan Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:35 WIB

Rumor ungkap alasan EA menutup studio BioWare dan membatalkan Mass Effect. Beban utang membuat EA pilih mendanai Star Wars Battlefront Tiga. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rumor Ungkap Alasan EA Tutup Studio BioWare

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:24 WIB

EPOMAKER rilis tetikus bermain EM Tiga seharga tiga puluh enam dolar. Simak spesifikasi sensor, material serat karbon, dan dok pengisian magnetis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EPOMAKER Rilis Mouse EM3 Dengan Fitur Serat Karbon

Rabu, 4 Nov 2026 - 09:22 WIB