Polisi Bongkar Laporan Palsu Begal Depok, Perempuan Jual Motor Demi Bayar Utang Pinjol

Kamis, 18 September 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Polisi ungkap laporan palsu. Dok-Istimewa

Ilustrasi Polisi ungkap laporan palsu. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Nekat bikin laporan palsu, Tasya Khairani (21) akhirnya ketahuan polisi. Perempuan muda asal Depok itu mengaku jadi korban begal, padahal motornya ia jual sendiri buat bayar utang pinjaman online (pinjol).

Tasya sempat datang ke Polres Metro Kota Depok, Senin (15/9/2025). Ia ngaku motor kesayangannya dirampas begal di kawasan Beji. Bukan cuma itu, laporannya ia sebar ke media sosial hingga viral dan bikin heboh netizen.

Baca Juga :  KPK Akui Kendala Bukti, Perkara Izin Tambang Konawe Utara Rp2,7 Triliun Disetop

Namun, kebohongan Tasya cepat terbongkar. Polisi menemukan fakta motor yang diklaim hilang ternyata ia jual ke tetangganya sendiri seharga Rp13 juta.

“Motor itu tidak hilang, tapi dijual kepada tetangganya,” tegas Kasi Humas Polres Metro Kota Depok, AKP Made Budi, Kamis (18/9/2025).

Dalam pemeriksaan, Tasya akhirnya buka suara. Ia mengaku menjual motor karena terdesak melunasi utang pinjol. Gara-gara laporan palsu dan bikin berita bohong viral, Tasya kini ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Medan, Bareskrim Sita 4.000 Butir Happy Five

Polisi menjeratnya dengan Pasal 220 KUHP tentang laporan palsu. “Uang hasil penjualan motor dipakai buat bayar utang pinjaman online,” jelas Made. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru