Polisi Bongkar Mutilasi Sadis Kerahkan K-9, Tangan dan Kaki Korban Dibuang di Kebun Bambu

Senin, 30 Maret 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menemukan potongan tubuh korban mutilasi di kebun bambu wilayah Cariu, Bogor, dengan bantuan anjing pelacak K-9 Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

Polisi menemukan potongan tubuh korban mutilasi di kebun bambu wilayah Cariu, Bogor, dengan bantuan anjing pelacak K-9 Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Kasus mutilasi sadis di Bekasi makin mengerikan.

Aparat Polda Metro Jaya bergerak cepat memburu jejak pelaku dengan mengerahkan unit anjing pelacak (K-9) untuk menyisir lokasi pembuangan potongan tubuh korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pencarian intensif dilakukan pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB setelah tim Jatanras meminta bantuan K-9.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya mengejutkan. Polisi menemukan tas berisi potongan tubuh korban di kebun bambu pinggir Jalan Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

โ€œDi lokasi tersebut ditemukan potongan tubuh berupa tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri, serta satu paha atas. Sementara satu paha lainnya ditemukan di wilayah Kecamatan Tanjungsari,โ€ tegas Budi, Senin (30/3/2026).

Dengan temuan ini, bagian tubuh korban yang sebelumnya hilang kini hampir seluruhnya berhasil diidentifikasi.

Baca Juga :  Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE

Dua Pelaku Dibekuk, Motif Masih Diburu

Di sisi lain, polisi juga bergerak cepat menangkap dua pelaku berinisial DS alias A dan S. Keduanya diringkus di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka pada Minggu pagi.

Saat ini, penyidik masih membongkar motif di balik aksi keji tersebut, termasuk menyusun kronologi lengkap serta peran masing-masing pelaku.

โ€œPenyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif, konstruksi peristiwa, serta keterlibatan masing-masing pelaku,โ€ jelas Budi.

Scientific Crime Investigation Dikerahkan

Untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh, polisi menerapkan metode scientific crime investigation.

Langkah ini mencakup autopsi, uji laboratorium forensik, hingga analisis barang bukti yang ditemukan di sejumlah lokasi.

Selain itu, polisi juga mendalami dugaan upaya pelaku menghilangkan jejak dengan membuang potongan tubuh di lokasi berbeda.

Baca Juga :  Sidang Putusan Praperadilan Delpedro Lokataru Digelar Hari Ini di PN Jakarta Selatan

Kasus ini menjadi sorotan publik karena tingkat kekejamannya yang tinggi.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh di dalam freezer sebuah kios ayam di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Penemuan potongan tubuh di Bogor semakin menguatkan dugaan bahwa pelaku merencanakan aksi mutilasi secara sistematis untuk menghilangkan identitas korban.

Polisi Kejar Motif dan Kemungkinan Pelaku Lain

Hingga kini, polisi belum menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Tim penyidik terus mengembangkan kasus dengan menggali keterangan saksi, pelaku, serta bukti digital.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa kejahatan brutal bisa terjadi di lingkungan sekitar.

Polisi pun mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Pengusutan masih berlangsung. Fakta-fakta baru dipastikan akan terus terungkap dalam waktu dekat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan
Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim
Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:35 WIB

Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing

Berita Terbaru

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti membuka BTN Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta International Convention Center. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:13 WIB

Kemudahan baru berkomunikasi di browser. WhatsApp meluncurkan fitur Web Calling yang memungkinkan panggilan suara, video call grup, dan pemindahan panggilan secara langsung. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

WhatsApp Luncurkan Fitur Panggilan Suara dan Video di Web

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:00 WIB

Langkah tegas lindungi hak digital. Gerakan Stop Killing Games mengkritik rencana Sony menghentikan kaset fisik PlayStation 5 dan menuntut jaminan akses game jangka panjang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Gerakan Stop Killing Games Kritik Langkah Sony

Kamis, 30 Jul 2026 - 07:12 WIB