Polisi Cokok Penipu Lowongan Kerja di Jakarta Selatan, Kerugian Rp 40 Juta

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penipuan lowongan kerja. (Posnews/Ist)

Ilustrasi penipuan lowongan kerja. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Waspada bagi pencari kerja. Polisi meringkus Rahmat Prihatin (51) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, karena diduga menipu belasan pelamar kerja dengan lowongan palsu.

Aksi nekat pelaku terbongkar setelah warga curiga dan langsung menyerahkan Rahmat ke polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengungkapkan, pelaku menawarkan pekerjaan fiktif mulai dari posisi sekuriti, pramugara TransJakarta, hingga berbagai profesi lainnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Bekasi Timur, Posko Informasi Dibuka - Operasional Stasiun Dihentikan

“Telah diamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan,” ujar Murodih, Kamis (4/12/2025).

Pelaku meminta biaya administrasi Rp 2–4 juta sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan. Korban tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

“Korban sekitar 18 orang, dengan total kerugian mencapai Rp 40 juta,” tambahnya.

Baca Juga :  Kurir Ekstasi Kecelakaan di Tol Bakauheni, Ajak Istri Jemput 207 Ribu Butir Barang Haram

Meski korban belum membuat laporan polisi, pihak kepolisian mendesak mereka segera melapor agar kasus dapat segera diproses.

“Jika ada warga menghadapi modus serupa, laporkan segera ke polisi. Kami akan menindak tegas,” tegas Murodih.

Lampu merah bagi pelamar kerja: Waspadai tawaran pekerjaan mencurigakan dan selalu cek keaslian lowongan sebelum membayar biaya apa pun. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB