Prabowo Luncurkan B50, Target Indonesia Stop Impor Solar

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Karawang sebagai langkah memperkuat kemandirian energi nasional. (Posnews/Kementerian ESDM)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Karawang sebagai langkah memperkuat kemandirian energi nasional. (Posnews/Kementerian ESDM)

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Peluncuran ini menandai sejarah baru karena Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel dengan campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar.

Prabowo menegaskan kebijakan B50 menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor solar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan Mandatori Biodiesel B50,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, B50 bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi bukti Indonesia mampu mengolah sumber daya alamnya demi kesejahteraan rakyat.

“Ini bukan sekadar pencapaian teknologi. Ini bukti Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyat. Ini tonggak penting menuju kemandirian energi,” tegasnya.

Baca Juga :  Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

B50 Perkuat Swasembada Energi

Program B50 mewajibkan pencampuran 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit ke dalam bahan bakar solar.

Kebijakan ini diproyeksikan menekan impor solar, menghemat devisa negara, memperkuat industri sawit nasional, serta mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Prabowo menilai kemandirian energi menjadi salah satu syarat utama agar Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat dan sejahtera.

Ia menyebut sebuah negara harus mampu memenuhi tiga kebutuhan dasar, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan ketersediaan air, agar mampu bertahan menghadapi tantangan global.

Swasembada Pangan Jadi Modal

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung capaian pemerintah di sektor pangan. Menurutnya, target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun berhasil dipercepat.

“Alhamdulillah, kita berhasil mengamankan pangan nasional. Target empat tahun bisa kita capai dalam satu tahun,” katanya.

Target Stop Impor Solar

Sebelumnya, Prabowo menegaskan B50 menjadi fondasi menuju swasembada energi nasional.

Baca Juga :  Dinilai Bungkam Kritik, Pasal Penghinaan Presiden Digugat 13 Mahasiswa Hukum ke MK

Dengan memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan baku utama biodiesel, pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar dalam beberapa tahun mendatang.

Ia optimistis program ini akan menghemat devisa dalam jumlah besar sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Singgung Target Piala Dunia

Dalam sambutannya, Prabowo juga menyelipkan candaan yang mengundang tawa para tamu undangan.

Ia mengaku bangga Indonesia mampu meluncurkan B50, tetapi masih memiliki pekerjaan rumah besar di bidang olahraga.

“Yang masih sulit adalah masuk Piala Dunia. Kita bisa B50, tapi belum bisa masuk Piala Dunia. Saya masih belum puas,” ujar Prabowo.

Presiden kemudian meminta jajaran pemerintah, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga, terus mendorong prestasi sepak bola nasional agar Indonesia mampu tampil di ajang Piala Dunia FIFA.

Peluncuran B50 menjadi salah satu langkah penting pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah komoditas sawit, memperkuat ketahanan energi, serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil impor. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Suyudi Gencarkan Operasi Narkoba Nasional, Ratusan Orang Diamankan
Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, Prabowo Siapkan 200 Titik Bor Air
KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB
Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG
63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi
Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri
Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti
Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, Prabowo Siapkan 200 Titik Bor Air

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:55 WIB

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri

Berita Terbaru

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengkritik serangan berkelanjutan Rusia ke fasilitas energi Ukraina meskipun Donald Trump mengklaim adanya gencatan senjata. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:44 WIB

Kelompok Houthi mengancam akan menyerang kepentingan AS jika Presiden Donald Trump memutuskan bergabung dengan koalisi militer Arab Saudi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:49 WIB

Aparat federal menggeledah rumah Anggota DPR AS Ilhan Omar terkait dugaan kecurangan imigrasi di tengah tuduhan manipulasi politik menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:43 WIB

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:43 WIB

Kepolisian Korea Selatan menangkap pria pelaku penikaman massal di supermarket Incheon yang melukai delapan orang. Dok; Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:53 WIB