Kemendag Buka Jalan 11 UMKM Fesyen Tembus Metro Department Store

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyaksikan penandatanganan kerja sama Kemendag dengan Metro Department Store untuk memperluas pemasaran 11 UMKM fesyen lokal di ritel modern. (Posnews/Kemendag)

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyaksikan penandatanganan kerja sama Kemendag dengan Metro Department Store untuk memperluas pemasaran 11 UMKM fesyen lokal di ritel modern. (Posnews/Kemendag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan sinergi antara UMKM dan ritel modern semakin kuat.

Buktinya, 11 UMKM fesyen binaan Kemendag resmi menjadi pemasok Metro Department Store setelah lolos proses kurasi ketat.

Mendag yang akrab disapa Busan menegaskan kemitraan ini menjadi bagian dari Program Pengamanan Pasar Dalam Negeri untuk memperluas akses pasar produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu disampaikan saat menyaksikan penandatanganan dua kerja sama strategis di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Lolos Kurasi Ketat

Kemendag bersama Metro Department Store menyeleksi 81 UMKM fesyen. Hasilnya, 11 jenama lokal dinilai memenuhi standar kualitas ritel modern dan berhak memasarkan produknya di jaringan Metro.

“Kami ingin pasar dalam negeri diisi produk lokal. Kami tidak anti produk asing, tetapi ingin produk Indonesia mampu berdampingan dan bersaing. Masuknya 11 UMKM ke Metro membuktikan kualitas mereka sudah mampu bersaing,” kata Mendag Busan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca 30 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Besar Waspada Cuaca Ekstrem

Dua Kesepakatan Strategis

Kemendag dan Metro Department Store menandatangani dua kerja sama penting, yaitu:

  1. Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemendag dan Metro Department Store.
  2. Kontrak dagang Metro Department Store dengan 11 UMKM fesyen binaan Kemendag.

Sebelas jenama tersebut meliputi Bhumitala, Bersama Teman Hidup, Cya Wardrobe, Karimake, Dots Indonesia, HRG All, Lavanya, Cylvies, Jemma Modest, Yusuf.ind, dan Bendera.co.

Metro Jadi Jalur Distribusi UMKM

Selanjutnya, Mendag menegaskan Metro Department Store merupakan mitra strategis untuk memperluas pemasaran produk UMKM, khususnya sektor fesyen, alas kaki, dan aksesori.

Saat ini Metro memiliki 14 gerai di berbagai kota dengan rata-rata 2,54 juta pengunjung setiap tahun. Sekitar 60 persen produk yang dijual juga sudah berasal dari merek lokal.

Menurut Mendag, kualitas menjadi syarat utama agar UMKM mampu bertahan di ritel modern.

“Kualitas adalah kunci menjaga kepercayaan konsumen. Karena itu, UMKM harus terus meningkatkan mutu agar mampu bersaing,” ujarnya.

Kemendag Fasilitasi Ribuan UMKM

Selain itu, Kemendag terus memperluas akses pasar produk lokal melalui berbagai program kemitraan.

Sepanjang 2025–2026, Kemendag telah memfasilitasi 1.477 UMKM melalui pameran dagang, business matching, Mall to Mall Expo, Pangan Nusa Expo, UMKM Goes to Ritel Modern, Program Teras Indonesia bersama IKEA, kemitraan dengan PT KAI, serta berbagai promosi lainnya.

Baca Juga :  Udang Indonesia Kembali Tembus Arab Saudi usai Larangan Dicabut

Kemendag juga menggencarkan Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) bersama ritel modern.

Program ini menghadirkan diskon pada berbagai momentum, seperti libur sekolah, HUT Kemerdekaan RI, dan hari besar lainnya untuk mendorong masyarakat membeli produk dalam negeri.

Sementara itu, Presiden Komisaris Metro Department Store Anita Ratnasari Tanjung menyambut baik kolaborasi dengan Kemendag.

Menurutnya, seluruh produk UMKM yang dipasarkan telah melewati proses kurasi sehingga memenuhi standar kualitas, kreativitas, dan inovasi yang dibutuhkan ritel modern.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah. Produk UMKM lokal yang masuk Metro memiliki kualitas dan inovasi yang mampu bersaing,” ujarnya.

Pendiri Bhumitala, Sekar Hapsari, mengaku kemitraan ini membuka peluang besar bagi jenama lokal untuk berkembang.

“Kami mengapresiasi dukungan Kemendag dan Metro Department Store yang memberi kesempatan bagi jenama fesyen lokal menjadi mitra pemasok Metro,” kata Sekar. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa
Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang
Peluang Emas! Kemendag Ajak Pelaku Fesyen Tembus Pasar Arab Saudi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WIB

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:06 WIB

Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:32 WIB

Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Berita Terbaru