Polisi Gadungan Babak Belur di Terminal Terpadu Depok Usai Peras Tukang Parkir

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Polisi Gadungan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Polisi Gadungan. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi polisi gadungan di Terminal Terpadu Depok berakhir tragis. Dua pria babak belur dihajar massa usai ketahuan memeras tukang parkir sepeda motor dengan modus menyamar sebagai anggota polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/2/2026) malam. Kedua pelaku mendatangi area parkir motor di Terminal Terpadu Depok, lalu menghampiri penjaga parkir.

Dengan percaya diri, mereka mengaku sebagai anggota kepolisian.

Untuk meyakinkan korban, pelaku membawa pistol mainan, mengenakan kaos bertuliskan unit kepolisian, serta menyiapkan tali tis seolah-olah borgol.

Baca Juga :  Gas LPG Meledak di Kontrakan Depok, Pedagang Bakso Terluka Parah

Selanjutnya, mereka mengancam korban dan meminta sejumlah uang.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian tersebut.

“Dua pemuda tertangkap tangan diduga melakukan pemerasan terhadap juru parkir di Terminal Depok,” ujar Made, Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya korban sempat ketakutan karena ditodong senjata. Namun, ia curiga pistol tersebut hanya mainan. Korban pun melawan dan berteriak minta tolong.

Teriakan itu memancing perhatian warga dan sopir angkutan di terminal. Massa langsung mengejar dan menangkap kedua pelaku. Emosi warga memuncak hingga keduanya sempat menjadi sasaran amukan.

Baca Juga :  Mungo Man dan Ritual Pemakaman Tertua di Dunia

Tak lama kemudian, aparat datang dan mengamankan pelaku dari kerumunan. Kini, keduanya sudah ditahan di Polres Metro Depok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami motif serta kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain. Masyarakat pun diimbau tetap waspada terhadap modus polisi gadungan yang kerap menyasar lokasi publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap
Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran
Klaim Kemenangan Mutlak AS: Pete Hegseth Sebut Militer Iran Lumpuh Total di Hari ke-13

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:13 WIB

Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:56 WIB

Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:53 WIB

Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Berita Terbaru