Polisi Gagalkan Tawuran, 7 Pemuda Bersenjata Celurit Diciduk di Cengkareng

Minggu, 24 Agustus 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan tujuh pemuda bersenjata tajam beserta barang bukti celurit dan motor di Cengkareng, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

Polisi mengamankan tujuh pemuda bersenjata tajam beserta barang bukti celurit dan motor di Cengkareng, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polisi berhasil menggagalkan upaya tawuran di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (24/8/2025) dini hari. Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Jakarta Barat bersama Polsek Cengkareng menangkap tujuh pemuda yang membawa senjata tajam.

Sekitar pukul 04.30 WIB, polisi yang sedang berpatroli menghentikan gerombolan pemuda di depan Apartemen Vittoria. Petugas langsung meringkus mereka sebelum bentrokan sempat terjadi.

Dari lokasi, polisi menyita lima celurit berbagai ukuran serta empat sepeda motor yang dipakai untuk berkeliling mencari lawan. β€œKami amankan sebelum tawuran pecah,” tegas Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom.

Baca Juga :  Bupati Pandeglang Batalkan Kerjasama TPA Bangkonol dengan Tangsel, Prioritaskan Kepentingan Warga

Konvoi Cari Lawan

Hasil pemeriksaan menunjukkan, ketujuh pemuda itu berasal dari Kembangan. Mereka konvoi menuju Cengkareng untuk mencari kelompok lain yang bisa diajak bentrok.

β€œMereka memang sengaja mencari lawan. Kalau berpapasan dengan kelompok lain, langsung tawuran. Untung kali ini berhasil dicegah,” ujar Gultom.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini Jumat 6 Februari 2026: Berawan, Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah

Aksi Meresahkan Warga

Polisi menyebut aksi konvoi tawuran kerap meresahkan warga sekitar. Meski begitu, kelompok ini baru pertama kali beraksi di wilayah Cengkareng.

β€œDi Cengkareng ini baru pertama. Namun, di wilayah lain masih kami dalami,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi memastikan akan menindak tegas aksi tawuran karena berbahaya, mengancam keselamatan warga, serta mengganggu ketertiban umum. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB