Polisi Selidiki Kematian Balita di Bekasi, Paman Diduga Terlibat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balita Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Tunggu Hasil Forensik. (Posnews/Ist)

Balita Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Tunggu Hasil Forensik. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana kontrakan di kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, mendadak mencekam setelah balita laki-laki berinisial A (2) ditemukan tewas bersimbah darah, Rabu (27/5/2026) malam.

Polisi juga menemukan paman korban, G (18), dalam kondisi luka dan berlumuran darah di lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung geger. Petugas kemudian mengevakuasi G ke rumah sakit karena masih bernapas saat ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan, kontrakan tersebut dihuni nenek korban, balita A, dan G yang merupakan paman korban.

“Sekitar pukul 22.00 WIB, nenek korban pulang ke rumah dan mendapati cucunya serta anaknya sudah tergeletak bersimbah darah,” kata Andi, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Berawan, Bogor Berpotensi Hujan

Polisi mengungkap, nenek korban sempat panik dan spontan mengambil pisau yang berada di tangan G sebelum mencucinya. Tindakan itu sempat membuat penyidik curiga.

Namun setelah pemeriksaan mendalam, polisi memastikan sang nenek tidak terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami sempat mendalami karena pisaunya dicuci. Tetapi setelah pemeriksaan, itu murni reaksi spontan karena syok,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga menemukan adanya persoalan keluarga yang membuat balita A selama ini diasuh neneknya.

Baca Juga :  Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Blok M Ditutup Sementara Mulai 15 Mei, Ini Penyebabnya

Polisi bahkan masih menunggu kehadiran ibu kandung korban untuk dimintai keterangan.

Menurut Andi, nenek korban selama ini bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga karena faktor ekonomi.

Sementara itu, polisi mengarahkan penyelidikan kepada G yang diduga terlibat dalam tewasnya balita tersebut.

Berdasarkan keterangan keluarga, G diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat.

“Dua hari sebelum kejadian, G diketahui tidak meminum obat rutinnya,” jelas Andi.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian balita tersebut sekaligus mengungkap motif di balik tragedi berdarah itu. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan
Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi
Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Berita Terbaru