Polisi Selidiki Kematian Sadis WN Korea Selatan di Tambun

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Seorang warga negara Korea Selatan ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban berinisial S (66) ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka mengerikan di sekujur tubuh yang diduga akibat serangan brutal menggunakan benda tumpul dan senjata tajam.

Peristiwa itu menggegerkan warga sekitar setelah putri korban menemukan ayahnya sudah tak bernyawa pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami banyak luka akibat kekerasan.

Baca Juga :  Jenazah Bocah 8 Tahun Membusuk di Kos Penjaringan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

“Ada luka akibat benda tumpul dan diduga benda tajam,” kata Wuryanti, Kamis (28/5/2026).

Saat ditemukan, korban berada seorang diri di dalam rumah dengan kondisi tubuh penuh luka dan bercak darah di sejumlah bagian lokasi kejadian.

“Korban ditemukan sendiri di rumah dalam kondisi bersimbah darah,” ujarnya.

Polisi menduga pelaku menganiaya korban secara sadis sebelum meninggalkannya tewas di dalam rumah. Tim forensik kini masih melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga :  Urus Paspor Sambil Olahraga, Imigrasi Depok Layani Warga di CFD

Selain itu, penyidik juga menyisir lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar rumah korban.

“Nanti penyebab pasti kematian diketahui setelah hasil autopsi keluar. Yang jelas ada banyak luka akibat kekerasan di tubuh korban,” jelas Wuryanti.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik kematian tragis warga negara asing tersebut.

Sementara itu, kepolisian telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta terkait penanganan kasus tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 05:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 09:21 WIB

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB