Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

NTT, POSNEWS.CO.ID – Duka akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) belum juga reda.

BNPB mencatat korban meninggal dunia kini mencapai 87 orang, sementara 1.298 warga mengalami luka ringan hingga berat.

Data tersebut disampaikan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers pada Sabtu (22/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara kumulatif, korban meninggal dunia akibat gempa bumi hari ini mencapai 87 jiwa,” ujar Berton.

Jumlah korban luka juga terus menjadi perhatian. Dari total 1.298 orang yang mengalami luka, sebanyak 336 orang menderita luka berat.

Sementara itu, jumlah warga yang memilih meninggalkan rumah untuk mencari tempat aman juga melonjak. BNPB mencatat 150.576 orang kini berada di lokasi pengungsian.

Korban dan Pengungsi Terus Bertambah

Besarnya jumlah korban menunjukkan dampak gempa tidak hanya berupa kerusakan bangunan.

Bencana tersebut juga memaksa masyarakat meninggalkan rumah dan menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada bantuan darurat.

Karena itu, BNPB bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, termasuk makanan, air bersih, layanan kesehatan, tempat tinggal sementara, serta dukungan logistik.

Baca Juga :  Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar Melebar, Tiga Korporasi Jadi Tersangka KPK

Di tengah situasi tersebut, pemerintah juga meminta masyarakat tetap mengandalkan informasi resmi.

Langkah ini penting untuk mencegah kepanikan sekaligus menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

BNPB Bantah Bantuan di Manggarai Timur Tidak Sesuai Berita Acara

Selain memperbarui data korban, BNPB turut meluruskan informasi mengenai distribusi bantuan di Kabupaten Manggarai Timur.

BNPB membantah kabar yang menyebut PIC BNPB di Manggarai Timur menyerahkan bantuan dalam jumlah yang tidak sesuai dengan berita acara.

Berton menegaskan, bantuan yang tiba di lokasi saat kejadian hanya sebagian. Sisanya masih dalam proses pengiriman secara bertahap.

“Informasi bahwa PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima bantuan tidak sesuai berita acara adalah tidak benar,” tegas Berton.

Menurutnya, kondisi geografis serta keterbatasan moda transportasi membuat distribusi bantuan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena itu, pengiriman harus menyesuaikan akses dan kondisi lapangan.

PIC BNPB Fokus Mengawal Distribusi

BNPB menjelaskan bahwa PIC yang berada di Kecamatan Lamba Leda Utara bertugas melakukan pendampingan dan pemantauan distribusi logistik kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Ledakan Bom Diduga Sisa PD II Guncang Biak Numfor, Lima Orang Tewas

Sementara itu, proses pengiriman bantuan menjadi tanggung jawab posko Kabupaten Manggarai Timur.

BNPB meminta seluruh pihak menjaga komunikasi dan koordinasi agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

“Seluruh pihak terkait kami imbau tetap menjaga koordinasi dengan baik untuk kepentingan masyarakat terdampak,” kata Berton.

Keselamatan Pengungsi Harus Menjadi Prioritas

Di tengah kondisi darurat yang masih berlangsung, BNPB juga mengingatkan personel serta relawan agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas.

Pemerintah memberikan apresiasi kepada berbagai elemen yang ikut membantu penanganan bencana, termasuk akademisi dan tenaga medis yang turun memberikan pelayanan kepada para penyintas.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak gempa.

Ketika jumlah korban dan pengungsi terus bertambah, kecepatan bantuan harus berjalan seiring dengan ketepatan distribusi.

BNPB menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas utama.

Masyarakat pun diharapkan tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Gempa telah meninggalkan luka besar di NTT. Kini, solidaritas, bantuan yang tepat sasaran, dan penanganan yang cepat menjadi harapan penting bagi ratusan ribu warga yang sedang berjuang bangkit dari bencana. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan
Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest
Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan
Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB