Prabowo Perintahkan KAI Bangun Perlintasan dan Tingkatkan Keamanan KRL Jabodetabek

Selasa, 4 November 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang, Jakata Pusat skaligus inspeksi rel kereta dan fasilitas publik. (Setpres)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang, Jakata Pusat skaligus inspeksi rel kereta dan fasilitas publik. (Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Pemerintah terus mengembangkan transportasi di tanah air. Presiden Prabowo Subianto bahkan gerak cepat melakukan modernisasi transportasi nasional.

Ia menugaskan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mengembangkan layanan kereta, terutama di wilayah padat Jabodetabek, demi transportasi publik yang semakin aman, nyaman, dan tertib.

Prabowo menegaskan, KAI wajib hadir sebagai kebanggaan bangsa dan penggerak mobilitas rakyat.

β€œPT KAI, teruskan pengabdianmu untuk rakyat Indonesia. Kereta api adalah kebanggaan kita,” ujar Prabowo di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Prabowo: Tak Ada Toleransi untuk Kecelakaan

Selain meminta peningkatan layanan, Prabowo memberi instruksi tegas. KAI harus mempercepat pembangunan pintu perlintasan di titik rawan untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga :  Menelusuri Jejak Sejarah Bondi Beach: Dari Tanah Adat Eora Menuju Ikon Wisata Global

Menurut Prabowo, transportasi publik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan dan ketertiban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œRel kereta harus dijaga. Kebersihan, keamanan, keselamatan β€” semuanya prioritas. Pintu lintasan harus segera dibangun. Tidak boleh ada kecelakaan lagi,” tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kebersihan fasilitas umum.

Sebelumnya, Prabowo menjajal perjalanan KRL Commuter Line dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Tanah Abang. Ia tampak puas dengan layanan dan sistem operasional transportasi massal tersebut.

Baca Juga :  Prabowo: Dunia Sedang Berbahaya, Indonesia Harus Perkuat Persatuan dan Jaga Perdamaian

Prabowo menegaskan, kereta api memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Data yang ia terima mencatat, 486 juta penumpang menggunakan layanan kereta setiap tahun β€” angka fantastis yang menunjukkan pentingnya moda ini bagi rakyat.

β€œKereta api Indonesia mengangkut 486 juta penumpang per tahun,” tegasnya.

Dengan arahan tegas ini, KAI kini berada di bawah sorotan publik. Ekspansi layanan, keamanan maksimal, dan ketertiban publik jadi PR utama.

Prabowo memastikan pemerintah all-out mendukung transportasi modern, aman, dan merakyat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandar Sabu Samarinda Dibekuk, Omzet Jaringan Capai Rp630 Miliar
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:35 WIB

Bandar Sabu Samarinda Dibekuk, Omzet Jaringan Capai Rp630 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB