Pramono Anung Apresiasi Semangat Persija Meski Hanya Bermain 10 Pemain

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi apresiasi kepada pemain Persija Jakarta usai laga imbang 1-1 melawan Malut United di Stadion JIS. (Dok-Humas DKI Jakarta)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi apresiasi kepada pemain Persija Jakarta usai laga imbang 1-1 melawan Malut United di Stadion JIS. (Dok-Humas DKI Jakarta)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memuji semangat juang pemain Persija Jakarta saat menjamu Malut United FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2025).

Pramono menilai pertandingan berlangsung seru meski Persija hanya bermain dengan 10 pemain. “Walaupun sempat tertinggal, Alhamdulillah Persija bisa menjaga skor imbang 1-1. Semangat ini luar biasa,” ujarnya usai laga.

Baca Juga :  Dinkes DKI Siagakan RS dan Ambulans 24 Jam Tangani Korban Unjuk Rasa Jakarta

Menurutnya, pemain Persija tetap bersemangat mempertahankan rekor belum terkalahkan saat bertanding di kandang sendiri. “Semoga semangat ini terus dijaga. Saya berharap prestasi Persija di musim ini jauh lebih baik,” kata Pramono.

Lebih lanjut, ia mengakui skuad Malut United dihuni pemain dengan nilai transfer lebih mahal dibandingkan Persija. Namun, ia menilai jalannya pertandingan tetap berimbang.

Selain itu, Pramono juga mengapresiasi sportivitas kedua tim selama pertandingan.

Baca Juga :  Tiga Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Indonesia Desak Sidang Darurat PBB

Sebagai catatan, laga Persija kontra Malut United berakhir imbang 1-1. Tim Macan Kemayoran sempat tertinggal lewat gol Y. Sanuri pada menit ke-72. Namun, sepuluh menit kemudian Maxwell menyamakan kedudukan.

Sayangnya, Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah R. Fahmi menerima kartu merah dari wasit. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB