PT Dana Syariah Indonesia Diduga Tipu 15 Ribu Investor, Polisi Selidiki Modus Proyek Fiktif

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bareskrim Polri. 
(Posnews/Ist)

Gedung Bareskrim Polri. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Skandal dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) makin melebar. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mencatat sekitar 15 ribu orang menjadi korban praktik fraud yang terjadi selama bertahun-tahun.

Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menyebut, ribuan korban itu merupakan para lender atau pemilik modal yang dananya diduga disalahgunakan.

Baca Juga :  Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Praktik tersebut berlangsung sejak 2018 hingga 2025 tanpa terdeteksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban kurang lebih 15.000 lender. Dana mereka diduga disalahgunakan atau disalurkan tidak sesuai peruntukannya,” kata Ade, Minggu (25/1/2026).

Modusnya licik. PT DSI diduga membuat proyek fiktif dengan mencatut data borrower yang sudah ada. Data itu dipoles seolah-olah merupakan proyek baru yang membutuhkan pendanaan.

Baca Juga :  Kejahatan Siber Meledak 2025, Polda Metro Catat 4.271 Laporan dan Kerugian Rp4,3 Triliun

Akibatnya, para lender terpancing masuk. Mereka percaya proyek tersebut nyata dan menjanjikan keuntungan. Padahal, proyek yang ditawarkan diduga hanya kedok.

“Para lender tertarik karena melihat ada proyek pembiayaan. Dari situlah investasi masuk,” tegas Ade.

Kasus ini masih dikembangkan. Polisi terus menelusuri aliran dana dan peran pihak-pihak terkait dalam dugaan penipuan berskala besar tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari
Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat
OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 09:21 WIB

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan monitor ProArt PA27UCDV 4K QD-OLED 120Hz di IBC 2026. Simak spesifikasi lengkap, kecerahan HDR 1.000 nits, dan fitur Thunderbolt 4 140W. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Meluncurkan Monitor ProArt PA27UCDV

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:15 WIB

Tomokazu dan Miwa Harimoto bersiap membela Jepang di Asian Games Nagoya. Simak profil kakak beradik tenis meja. Dok: Istimewa.

SPORT

Tomokazu dan Miwa Harimoto Bintang Tenis Meja

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:28 WIB