Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Cerah Pagi – Siang Berpotensi Hujan

Rabu, 15 April 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengendara motor menerobos hujan di Jakarta saat cuaca Jabodetabek diprediksi diguyur hujan.
(Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, Pengendara motor menerobos hujan di Jakarta saat cuaca Jabodetabek diprediksi diguyur hujan. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Rabu (15/4/2026) akan berubah-ubah, dari cerah berawan hingga hujan yang bisa disertai petir.

Pagi hari jadi waktu paling β€œaman”. Langit di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi cenderung cerah berawan.

Meski ada awan tebal, hujan belum jadi ancaman, jadi aktivitas pagi masih bisa berjalan normal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, suasana mulai berubah saat siang menjelang. Awan tebal perlahan menutup langit. Setelah itu, hujan ringan mulai berpotensi turun di beberapa titik.

Wilayah yang perlu bersiap antara lain Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Depok, hingga Bekasi dan Bogor.

Baca Juga :  Viral Penumpang Diduga Berbuat Tak Senonoh di Taksi Online, Polisi Selidiki

Jadi, jangan kaget kalau tiba-tiba gerimis datang di tengah aktivitas.

Menjelang malam, kondisi bisa makin intens. Hujan berpotensi turun lebih deras, bahkan disertai kilat dan petir.

Karena itu, warga disarankan lebih waspada, terutama yang masih beraktivitas di luar ruangan.

Dari sisi suhu, udara di Bogor terasa lebih sejuk, berkisar 20–28 derajat Celsius. Sementara wilayah lain di Jabodetabek sedikit lebih hangat, di angka 24–30 derajat Celsius.

Kelembapan udara juga cukup tinggi, antara 70 hingga 92 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan 5–30 km per jam, yang bisa memicu perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Kurir Ganja di Pulogebang, Amankan 7 Kg Barang Bukti

Hujan Terjadi Sebagian Kota di Indonesia

Tak hanya Jabodetabek, pola cuaca serupa juga berpotensi terjadi di kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, Semarang, hingga Makassar.

Hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun pada siang atau sore hari.

Melihat kondisi ini, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Sedia payung atau jas hujan sebelum beraktivitas, dan hindari berteduh di bawah pohon saat petir menyambar.

Cuaca yang cepat berubah ini jadi tanda jelas bahwa musim pancaroba masih berlangsung. Hujan bisa datang tiba-tiba, jadi lebih baik selalu siap sebelum terlambat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revisi UU Polri, Pigai Dorong Kalangan Sipil Isi Jabatan Non-Operasional di Kepolisian
Sertifikat Hak Milik Kebun Harus Sinkron dengan RTRW
Bareskrim Polri Tahan Bripka Dedy, Kasus Pembeking Narkoba Gang Langgar Samarinda
Solusi Hukum dan Kebijakan Keterlanjutan Sawit
Respons Cepat Polairud Polda Metro, Lansia Sakit Dievakuasi ke Puskesmas Pulau Tidung
Panduan Mengurus STDB dan Perizinan Sawit Rakyat
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta dan Bekasi Berawan, Bogor Hujan Ringan
Mahasiswa Asal AS James Higginbotham Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:53 WIB

Revisi UU Polri, Pigai Dorong Kalangan Sipil Isi Jabatan Non-Operasional di Kepolisian

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:14 WIB

Sertifikat Hak Milik Kebun Harus Sinkron dengan RTRW

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:01 WIB

Bareskrim Polri Tahan Bripka Dedy, Kasus Pembeking Narkoba Gang Langgar Samarinda

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:07 WIB

Solusi Hukum dan Kebijakan Keterlanjutan Sawit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:48 WIB

Respons Cepat Polairud Polda Metro, Lansia Sakit Dievakuasi ke Puskesmas Pulau Tidung

Berita Terbaru

Penyelarasan tata ruang hulu sawit. Pentingnya memastikan Sertifikat Hak Milik (SHM) kebun sawit selaras dengan peta RTRW daerah guna mencegah sanksi hukum dan pembatalan hak atas tanah. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Sertifikat Hak Milik Kebun Harus Sinkron dengan RTRW

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:14 WIB

Resolusi tumpang tindih lahan sawit. Pemerintah menerapkan skema penyelesaian hukum keterlanjutan kebun kelapa sawit di dalam kawasan hutan demi kepastian investasi hulu. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Solusi Hukum dan Kebijakan Keterlanjutan Sawit

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:07 WIB