Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara oleh petugas kepolisian. (Posnews/MR)

Evakuasi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara oleh petugas kepolisian. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian satu keluarga di kontrakan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, makin terang.

Polisi memastikan adanya zat racun dalam minuman yang dikonsumsi para korban sebelum ditemukan tewas.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiraso Sukahar menegaskan, hasil pemeriksaan awal menemukan kandungan racun pada minuman yang diminum korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil tes menunjukkan ada racun di dalam minuman yang dikonsumsi korban,” ujar AKBP Onkoseno saat dikonfirmasi Posnews, Rabu (4/2/2026).

Meski begitu, polisi masih mendalami jenis racun tersebut. Penyidik kini memastikan apakah zat itu bersifat alami atau mengandung bahan kimia berbahaya lainnya.

“Racun itu masih kami periksa lebih lanjut, apakah alami atau berasal dari zat lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Meriyati Hoegeng Berpulang, Sosok Teladan Pendamping Jenderal Antikorupsi

Sementara itu, satu anak korban yang selamat hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi belum mengizinkan anak tersebut pulang karena masih menjalani pemeriksaan medis dan pendalaman keterangan.

“Yang bersangkutan masih berada di rumah sakit karena ada pemeriksaan lanjutan,” kata Onkoseno.

Satu Keluarga Tewas

Sebelumnya, polisi memastikan tiga korban yang ditemukan meninggal di rumah kontrakan Jalan Warakas VIII Gang 10 merupakan satu keluarga. Ketiganya berinisial S (50), AA (27), dan AA (13).

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana menjelaskan, pihaknya menerima laporan warga terkait penemuan jenazah dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami menerima informasi dari masyarakat tentang penemuan tiga jenazah, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki,” ungkapnya di lokasi.

Baca Juga :  Mobil Oleng Tabrak 4 Gerobak dan 2 Motor di Jakarta Utara, 5 Korban Terluka

Peristiwa ini pertama kali terungkap saat anak korban yang baru pulang bekerja membuka pintu kontrakan. Ia mendapati seluruh anggota keluarganya tergeletak tak sadarkan diri dengan kondisi mengeluarkan busa dari mulut.

“Anak korban masuk rumah dan melihat keluarganya sudah tiduran serta mengeluarkan busa,” jelas AKBP Onkoseno.

Melihat kondisi tersebut, anak korban langsung meminta bantuan warga sekitar. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Hingga kini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara terus mendalami penyebab kematian korban dan menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan sumber racun tersebut.

Polisi memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB