Meriyati Hoegeng Berpulang, Sosok Teladan Pendamping Jenderal Antikorupsi

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Meriyati Roeslani, istri Jenderal Hoegeng Iman Santoso sama hidup Bersama. (Posnews/Ist)

Almarhum Meriyati Roeslani, istri Jenderal Hoegeng Iman Santoso sama hidup Bersama. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Keluarga besar Polri menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Meriyati Roeslani, istri almarhum Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Sosok yang dikenal luas dengan sapaan Eyang Meri itu wafat pada Selasa, 3 Februari 2026, di usia 100 tahun.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mewakili institusi Polri menyampaikan belasungkawa serta doa terbaik bagi almarhumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami keluarga besar Polri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami mendoakan almarhumah husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Johnny.

Wafat Usai Jalani Perawatan

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono memastikan Meriyati mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.24 WIB setelah menjalani perawatan medis akibat sakit.

Baca Juga :  Trump Tolak Laporan Draf Damai Sepihak Iran

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ibu Meriyati Hoegeng wafat pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB,” kata Prima Heru.

Pendamping Setia Jenderal Hoegeng

Meriyati Roeslani lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925. Ia menikah dengan Hoegeng Iman Santoso pada 31 Oktober 1946 dan membangun keluarga yang dikaruniai tiga anak.

Sepanjang perjalanan karier Hoegeng di kepolisian, Meri terus mendampingi sang suami dalam berbagai penugasan, mulai dari Medan hingga Jakarta.

Ia berperan sebagai penopang moral keluarga dan konsisten menjaga nilai kejujuran, kesederhanaan, serta sikap antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Rumah Terkunci Jadi Petaka, 5 Orang Sekeluarga Tewas Terbakar - Api dari Tiang Listrik

Meski hidup di lingkungan pejabat negara, Meri tetap menjalani hidup sederhana dan teguh memegang prinsip. Keteladanannya membuat banyak tokoh bangsa dan masyarakat luas menaruh hormat kepadanya.

Saat genap berusia 100 tahun pada 23 Juni 2025, keluarga menggelar acara syukuran di Depok, Jawa Barat.

Sejumlah tokoh nasional hadir dalam momen tersebut, di antaranya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, keluarga juga meluncurkan buku biografi berjudul “Meriyati Hoegeng, 100 Tahun Langkah Setia Pengabdian”, yang merekam perjalanan hidup, keteladanan, serta nilai-nilai pengabdian almarhumah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB