Ramadan 2026 Jatuh Februari, Ini Penjelasan Awal Puasa Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hilal di langit Indonesia menjelang Ramadan 1447 H, memperlihatkan posisi bulan dan ufuk. (Posnews/Muslimaid.org)

Ilustrasi hilal di langit Indonesia menjelang Ramadan 1447 H, memperlihatkan posisi bulan dan ufuk. (Posnews/Muslimaid.org)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Seiring berjalannya waktu, umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadan dan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Sejalan dengan itu, Ramadan tahun ini yang diperkirakan jatuh pada Februari 2026 mulai menjadi perhatian serius masyarakat.

Lantas, Ramadan tahun ini berapa Hijriah? Berikut rangkuman informasinya.

Ramadan 2026 Bertepatan dengan 1447 Hijriah

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), Ramadan tahun ini merupakan Ramadan 1447 Hijriah. Ketetapan tersebut juga tercantum dalam SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.

Dalam kalender tersebut, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Tanggal ini menjadi acuan awal puasa versi pemerintah.

Meski begitu, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan secara resmi awal Ramadan 1447 Hijriah.

Oleh karena itu, masyarakat masih perlu menunggu keputusan resmi Kemenag terkait jadwal puasa Ramadan 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Lebih Awal

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadan 2026. Mengacu pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/B/2025 serta Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Baca Juga :  Cara Balik Nama Tanah 2025: Syarat, Biaya, dan Panduan Lengkap di Aplikasi Sentuh Tanahku

Berikut jadwal Ramadan 1447 H versi Muhammadiyah:

  • 1 Ramadan: Rabu, 18 Februari 2026
  • 2 Ramadan: Kamis, 19 Februari 2026
  • 3 Ramadan: Jumat, 20 Februari 2026
  • 4 Ramadan: Sabtu, 21 Februari 2026
  • 5 Ramadan: Minggu, 22 Februari 2026
  • 6 Ramadan: Senin, 23 Februari 2026
  • 7 Ramadan: Selasa, 24 Februari 2026
  • 8 Ramadan: Rabu, 25 Februari 2026
  • 9 Ramadan: Kamis, 26 Februari 2026
  • 10 Ramadan: Jumat, 27 Februari 2026
  • 11 Ramadan: Sabtu, 28 Februari 2026
  • 12 Ramadan: Minggu, 1 Maret 2026
  • 13 Ramadan: Senin, 2 Maret 2026
  • 14 Ramadan: Selasa, 3 Maret 2026
  • 15 Ramadan: Rabu, 4 Maret 2026
  • 16 Ramadan: Kamis, 5 Maret 2026
  • 17 Ramadan: Jumat, 6 Maret 2026
  • 18 Ramadan: Sabtu, 7 Maret 2026
  • 19 Ramadan: Minggu, 8 Maret 2026
  • 20 Ramadan: Senin, 9 Maret 2026
  • 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026
  • 22 Ramadan: Rabu, 11 Maret 2026
  • 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
  • 24 Ramadan: Jumat, 13 Maret 2026
  • 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
  • 26 Ramadan: Minggu, 15 Maret 2026
  • 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
  • 28 Ramadan: Selasa, 17 Maret 2026
  • 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026
  • 30 Ramadan: Kamis, 19 Maret 2026
Baca Juga :  KPK OTT Wamenaker Noel, Sita Puluhan Mobil, Uang Tunai, dan Motor Ducati

Sistem Penanggalan Kalender Hijriah

Sebagai informasi, kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Dalam satu tahun Hijriah, jumlah hari berkisar 354 hingga 355 hari, lebih pendek dibanding kalender Masehi.

Tahun Hijriah dimulai pada 1 Muharam dan berakhir di penghujung bulan Zulhijah. Adapun urutan bulan dalam kalender Hijriah sebagai berikut:

Muharam, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadan, Syawal, Zulkaidah, dan Zulhijjah.

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual sambil menunggu hasil resmi sidang isbat.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk
Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas
Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda
Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang
: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:48 WIB

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:09 WIB

Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:53 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:35 WIB

Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pembunuh senyap di balik meja kerja. Gaya hidup kurang gerak akibat pola kerja pasif kini memicu lonjakan kasus hipertensi dan diabetes pada generasi Z dan Milenial. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:23 WIB