Rumah di Depok Dibobol Maling, Emas 110 Gram dan Uang Rp15 Juta Digasak

Jumat, 26 September 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pencurian di rumah. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pencurian di rumah. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID โ€“ Aksi pencurian kembali menghantui warga Depok. Kali ini, sebuah rumah di Kompleks Hankam RT 3/RW 13, Sukamaju Baru, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat dibobol kawanan maling pada Minggu (21/9/2025).

Korban berinisial MM baru menyadari rumahnya jadi sasaran setelah pulang dari Bandung. Betapa terkejutnya ia saat mendapati jendela terbuka dan kamar dalam kondisi acak-acakan.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, memastikan korban mengalami kerugian fantastis. Maling berhasil menggondol uang tunai Rp15 juta serta logam mulia seberat 110 gram lengkap dengan surat kepemilikannya.

โ€œTotal kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah. Uang tunai dan emasnya raib digasak pelaku,โ€ tegas Made saat dikonfirmasi, Kamis (25/9/2025).

Polisi Buru Pelaku dan Periksa CCTV

Made menegaskan pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Polisi kini tengah menelusuri jejak pelaku dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

โ€œKasus ini masih dalam penyelidikan. CCTV juga sedang diperiksa untuk mengungkap pelaku,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Produk Masih Dijual Bebas, Dokter Detektif Desak Penahanan Richard Lee

Kronologi bermula ketika korban MM pulang dari Bandung. Ia kaget melihat jendela rumahnya terbuka. Saat masuk, ia menemukan kamar dalam kondisi berantakan. Setelah mengecek lebih jauh, logam mulia dan uang tunai miliknya sudah lenyap.

Polisi mengimbau warga Depok untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Kawanan maling disebut makin nekat dengan mengincar perhiasan, uang, hingga surat berharga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Berita Terbaru

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB