Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Serangan drone udara dan laut memicu kecelakaan tragis di perairan Laut Hitam.

Pasalnya, hantaman ledakan tersebut menyebabkan sebuah kapal dagang berbendera Togo karam hingga tenggelam.

Selain itu, insiden mematikan ini berlangsung di Zona Ekonomi Eksklusif milik negara anggota NATO, Bulgaria.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sontak saja, peristiwa ini menimpa kapal kargo ALFA WATAN serta kapal pengangkut gandum bernama ABLE.

Bahkan, ledakan tersebut melukai dua awak kapal ABLE yang membawa muatan gandum.

Sementara itu, tim penyelamat berhasil mengevakuasi seluruh kru kapal ABLE ke tempat aman.

Baca Juga :  Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik

Namun, para petugas masih mencari seluruh awak kapal ALFA WATAN yang menghilang di laut.

Zelenskyy Menuding Rusia Sebagai Dalang Penyerangan

Oleh karena itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa pasukan Rusia memimpin aksi penyerangan gabungan ini.

Di samping itu, Zelenskyy menyatakan bahwa pasukan pertahanan Ukraina tidak melakukan operasi di perairan tersebut.

Meskipun demikian, pihak otoritas Moskow belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuduhan penyerangan kapal sipil ini.

Dengan demikian, Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev menilai serangan ini melanggar hukum internasional secara nyata.

Baca Juga :  Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama

Maka, Radev mengimbau semua pihak untuk menghentikan perang demi mencegah perluasan konflik global.

Dampak Ekonomi dan Eskalasi Keamanan Maritim

Selanjutnya, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengecam keras penyerangan terhadap kapal dagang sipil ini.

Pasalnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut aksi Rusia mengganggu navigasi pelayaran dunia.

Akibatnya, insiden ini meningkatkan biaya asuransi serta biaya transportasi logistik bahan pangan global.

Oleh sebab itu, lembaga keamanan maritim MARISKS meminta para kapten kapal meningkatkan kewaspadaan dari ancaman drone.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina
Donald Trump Memicu Gelombang Kecaman
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat
Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas
Rusia Menghantam Jembatan Utama di Kyiv Dua Hari
Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran
Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas

Berita Terbaru

Pertahanan udara Rusia menjatuhkan hampir 900 drone Ukraina di Moskow. Zelenskyy memperingatkan ancaman gempuran rudal balistik balasan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:11 WIB

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:30 WIB