Skandal Chromebook Tembus Rp2,1 Triliun, Jaksa Resmi Seret Nadiem Makarim

Senin, 8 Desember 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Proses hukum dugaan korupsi laptop Chromebook terus bergulir bahkan semakin panas.  Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi menyeret mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim ke meja hijau.

Hal ini dilakukan setelah berkas perkaranya dilimpahkan untuk menjalani persidangan. Angkanya bikin geleng-geleng: kerugian negara tembus Rp2,1 triliun!

Direktur Penuntutan Kejagung Riono Budisantoso membeberkan dua komponen biang kerok pemborosan jumbo itu.

Kemahalan harga Chromebook mencapai lebih dari Rp1,5 triliun, ditambah pengadaan Chrome Device Management yang tidak ada gunanya senilai Rp621 miliar,” katanya tegas, Senin (8/12/2025).

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Kakak-Beradik Bos PT Sritex sebagai Tersangka TPPU Kasus Kredit

Totalnya lewat Rp2,1 triliun. Fantastis.”

Tak hanya Nadiem, jaksa juga menyeret tiga nama lain:

  • Sri Wahyuningsih mantan Direktur SD
  • Mulyatsyah Direktur SMP
  • Ibrahim Arief Konsultan Teknologi

KronologiPermainan’ Chromebook

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riono membeberkan dugaan manuver Nadiem yang mengubah kajian teknis pengadaan perangkat TIK 2020.

Kajian itu dipaksa mengarah ke Chrome OS, sehingga pengadaan otomatis ngunci ke Chromebook.

Baca Juga :  Pakar HTN Tegaskan Penugasan Anggota Polri di Luar Institusi Sah dan Dijamin Undang-Undang

Padahal, kata Riono, pengadaan Chromebook 2018 sudah gagal total. Meski begitu, proyek serupa tetap digeber pada 2020–2022 tanpa alasan teknis yang masuk akal.

Ini bukan cuma mengarahkan ke produk tertentu, tapi menguntungkan pihak-pihak tertentu secara melawan hukum, termasuk pejabat kementerian dan penyedia,” tegasnya.

Ia menambahkan ada dugaan penerimaan uang oleh pejabat negara dalam skema tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang
Polisi Bongkar Rumah Produksi Ganja dari Bibit Dark Web di Jagakarsa, 5,9 Kg Disita
CCTV Rekam Pencurian di Hotel Bintang Lima Sudirman, Polisi Buru Pelaku
Tragedi Tumbler Ridge: Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan
Parlemen Perempuan Tuntut Starmer Tunjuk Deputi Wanita
Cuaca Jabodetabek Hari Ini 12 Februari 2026: Hujan Lebat, Jakarta Selatan Siaga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54 WIB

Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:49 WIB

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:45 WIB

Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:13 WIB

Polisi Bongkar Rumah Produksi Ganja dari Bibit Dark Web di Jagakarsa, 5,9 Kg Disita

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:53 WIB

CCTV Rekam Pencurian di Hotel Bintang Lima Sudirman, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ilustrasi, Dominasi tak terbendung. Manchester City mengamankan kemenangan beruntun ke-20 atas Fulham, memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen sementara Erling Haaland ditarik keluar akibat kelelahan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:49 WIB

Ilustrasi, Prahara di jalur maut. Sebuah kapal migran terbalik di lepas pantai Libya, menewaskan puluhan orang dan hanya menyisakan dua wanita yang harus kehilangan seluruh anggota keluarganya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:45 WIB