LONDON, POSNEWS.CO.ID – Industri game olahraga fantasi menyambut babak baru yang sangat menjanjikan.
Pengambilalihan Lisensi dan Jadwal Rilis
Penerbit Slitherine resmi mengantongi lisensi dan hak publikasi game Warhammer Blood Bowl.
Slitherine mengambil alih aset tersebut dari penerbit Nacon yang sedang mengalami krisis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengembang menjadwalkan peluncuran resmi game ini pada musim gugur mendatang.
Pemain dapat memainkan game aksi taktis ini lewat PC, Xbox, dan PlayStation.
Sebelumnya, Slitherine sukses menerbitkan game populer Warhammer 40,000: Battlesector.
Fondasi Baru dan Faksi Tambahan
Pengembang Cyanide tetap memegang kendali penuh atas proses pembuatan game.
Cyanide membangun proyek ini di atas fondasi utama game Blood Bowl 3.
Game ini mengadopsi aturan papan resmi terbaru edisi September 2025.
Pengembang juga menambah dua faksi baru yaitu Bretonnians dan Khemri Tomb Kings.
Direktur Penerbitan Slitherine Marco Alessandro Minoli membagikan komitmen besar perusahaan.
Minoli bertekad menjadikan game ini sebagai adaptasi Blood Bowl terbaik sepanjang masa.
Slitherine berjanji memberikan dukungan konten jangka panjang bagi para pemain.
Pembaruan Gratis dan Uji Coba Mode Baru
Slitherine membawa kabar gembira bagi para pemilik game versi sebelumnya.
Pemilik Blood Bowl 3 di PC dan konsol menerima pembaruan game secara gratis.
Pemain tetap menyimpan seluruh tim dan koleksi item kosmetik lama mereka.
Selanjutnya, pengembang akan meluncurkan versi uji coba PC pada akhir musim panas.
Versi uji coba tersebut menghadirkan mode permainan baru bernama Rumble Mode.
Mode cepat ini menyajikan pertarungan sengit antara 7 pemain secara bersamaan.
Peluang Memperbaiki Kekecewaan Masa Lalu
Langkah ini menjadi kesempatan emas untuk memulihkan reputasi waralaba game.
Sebab, peluncuran Blood Bowl 3 pada tahun 2023 sempat mengecewakan komunitas.
Kritikus media IGN memberikan skor 5 dari 10 akibat masalah sistemik.
Kini, Slitherine dan Cyanide siap membuktikan kualitas terbaik kepada publik.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













