Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang di Tol Kunciran, Ngaku Mabuk Sabu

Selasa, 25 November 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Kelakuan sopir taksi online berinisial FG (49) ini sungguh beja. Ia nekat memperkosa penumpang wanita, NG (30), di bahu Tol Kunciran–Cengkareng pada Sabtu dini hari.

Lebih parah lagi, FG mengaku beraksi setelah menenggak sabu. Karena itu memicu amarah publik.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menegaskan FG sudah mengakui seluruh perbuatannya.

“Pelaku melakukan aksinya saat berada di bawah pengaruh sabu yang dikonsumsi sehari sebelum kejadian,” ujar Jauhari, Selasa (25/11/2025).

Polisi kemudian menemukan sabu di dalam dompet pelaku, sementara tes urine FG positif narkoba.

Baca Juga :  Berangkat Kerja, Pria di Karawaci Jadi Korban Begal Sadis Lima Pelaku

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, polisi membekuk FG pada Minggu (23/11) dini hari di kontrakannya di Cilodong, Kota Depok. Penangkapan berlangsung ketika pelaku sedang beristirahat bersama keluarganya.

Kini, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Metro Tangerang Kota.

Kronologi Sadis: Pelat Nomor Aneh, Ancaman Senpi, Lalu Pemerkosaan

Kasus ini terjadi Sabtu (22/11) pukul 03.30 WIB. Korban memesan taksi online dari Kukusan, Depok, menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, kecurigaan korban langsung muncul karena pelat nomor mobil tidak sesuai dengan data aplikasi.

Baca Juga :  Kasus Kuota Haji Menggelinding, KPK Sebut Pembagian 50:50 Era Yaqut Langgar UU

Tak lama kemudian, FG beralasan ingin menepi untuk “mencuci muka”. Begitu mobil berhenti, pelaku pindah ke kursi penumpang dan mengancam korban dengan benda mirip senjata api.

Di titik itu, FG diduga memperkosa korban di bahu Tol Kunciran–Cengkareng, sebelum Exit Benda.

Alih-alih mengantarkan korban ke Bandara Soetta, pelaku justru membuang korban di sebuah gang di wilayah Depok usai beraksi.

Kasus ini mengundang kecaman keras publik karena kembali menyoroti longgarnya keamanan transportasi online, terutama pada jam rawan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day 2026 di Monas, 200 Ribu Buruh Hadir – Prabowo Dijadwalkan Pidato
Keamanan JPO Diperketat, Pemprov DKI Pasang CCTV di Titik Rawan
Jakbar Buka 1.000 Lowongan Pramudi Mikrotrans, Prioritas Warga Lokal dan Perempuan
Mulai 15 April 2026, Jalur 6-8 Stasiun Bogor Ditutup – Ini Dampaknya ke Jadwal KRL
Transformasi Ancol Dimulai, Fokus pada Experience dan Ekosistem Hiburan
Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Cerah Pagi – Siang Berpotensi Hujan
KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai
16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Pelecehan, BEM Minta Menteri Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:56 WIB

May Day 2026 di Monas, 200 Ribu Buruh Hadir – Prabowo Dijadwalkan Pidato

Rabu, 15 April 2026 - 09:36 WIB

Keamanan JPO Diperketat, Pemprov DKI Pasang CCTV di Titik Rawan

Rabu, 15 April 2026 - 08:51 WIB

Jakbar Buka 1.000 Lowongan Pramudi Mikrotrans, Prioritas Warga Lokal dan Perempuan

Rabu, 15 April 2026 - 08:37 WIB

Mulai 15 April 2026, Jalur 6-8 Stasiun Bogor Ditutup – Ini Dampaknya ke Jadwal KRL

Rabu, 15 April 2026 - 08:23 WIB

Transformasi Ancol Dimulai, Fokus pada Experience dan Ekosistem Hiburan

Berita Terbaru