Suplai Turun Akibat Hujan, Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90 Ribu per Kg

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasokan dari Sulsel Ditambah 3 Ton per Hari, Harga Cabai Ditargetkan Normal 2 Pekan. (Posnews/Kominfo)

Pasokan dari Sulsel Ditambah 3 Ton per Hari, Harga Cabai Ditargetkan Normal 2 Pekan. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Harga cabai keriting di Jakarta melonjak tajam jelang Ramadan 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kenaikan harga dipicu turunnya suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan akibat curah hujan tinggi.

Pramono Anung menjelaskan, hujan deras mengganggu produksi dan distribusi cabai ke Ibu Kota. Akibatnya, pasokan menyusut dan harga di pasar ikut terkerek naik.

“Suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan turun karena hujan. Itu yang memicu kenaikan cabai keriting,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Meski begitu, ia optimistis kondisi akan segera membaik. Menurutnya, dalam satu hingga dua pekan ke depan pasokan kembali normal sehingga harga cabai di Jakarta bisa terkendali.

Baca Juga :  Harga Kaki Lima, Rasa Bintang Lima

Pemprov DKI Beli Langsung dari Sumber

Untuk menekan lonjakan harga cabai, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah cepat. Pemerintah akan membeli cabai langsung dari daerah produsen lalu menyalurkannya ke pedagang dengan margin maksimal Rp5.000 per kilogram.

“Kami beli langsung, lalu jual ke pengecer dengan keuntungan Rp5.000 agar harga tetap terkontrol. Dengan cara ini, inflasi Jakarta bisa kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengungkapkan harga cabai rawit merah kini melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tingkat produsen Sulawesi Selatan, harga berada di kisaran Rp45.000 per kilogram. Sementara di Pulau Jawa mencapai Rp60.000–Rp80.000 per kilogram.

Baca Juga :  Cegah Inflasi Pangan, Pemprov DKI Jakarta Impor 7.500 Sapi Hidup

Adapun di Pasar Induk Kramat Jati, harga ke konsumen menembus Rp75.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

Menurut Hasudungan, lonjakan harga dipicu tiga faktor utama: curah hujan tinggi yang menekan produksi, sebagian petani libur menjelang Ramadan, serta peningkatan permintaan jelang hari raya.

Sebagai respons, Badan Pangan Nasional menggulirkan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

Skemanya, cabai dibeli langsung dari petani lalu disalurkan melalui pedagang di Pasar Induk Kramat Jati dengan batas margin Rp5.000 per kilogram.

Selain itu, pasokan dari Sulawesi Selatan akan ditambah 2–3 ton per hari.

“Monitoring terus kami lakukan agar intervensi efektif dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ledakan Petasan Guncang Rumah di Jogja, 3 Korban Luka Bakar Termasuk Balita 5 Tahun
Cuaca Jabodetabek Kamis 12 Maret 2026: Siang Panas, Sore hingga Malam Hujan Petir
Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar
Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI
Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia
Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan
Retorika vs Realita: Membedah Dualisme Pesan Washington dalam Perang Iran
Babak Baru Beijing-Pyongyang: Mengamankan Pengaruh di Tengah Bayang-Bayang Trump dan Rusia

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:11 WIB

Ledakan Petasan Guncang Rumah di Jogja, 3 Korban Luka Bakar Termasuk Balita 5 Tahun

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Kamis 12 Maret 2026: Siang Panas, Sore hingga Malam Hujan Petir

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:25 WIB

Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:53 WIB

Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:28 WIB

Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia

Berita Terbaru