Tembakan Ganggu Warga di KM 7 Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Amankan Lokasi

Senin, 2 Februari 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan pengamanan jalur setelah insiden tembakan di KM 7 Kampung Maroku, Yahukimo. (Posnews/ist)

Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan pengamanan jalur setelah insiden tembakan di KM 7 Kampung Maroku, Yahukimo. (Posnews/ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi teror kepada warga kembali terjadi. Situasi tenang di pedalaman Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam.

Orang tak dikenal melepaskan tembakan ke arah mobil pickup yang melintas di KM 7 Kampung Maroku, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIT.

Mobil pickup tersebut mengangkut tiga warga sipil, yakni Abdul Kadir (42) selaku pengemudi, serta Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46) sebagai penumpang.

Saat melintasi lokasi, para korban melihat sekelompok orang bersenjata di sisi kiri jalan. Tak lama kemudian, pelaku melepaskan beberapa kali tembakan ke arah kendaraan.

Korban Selamat, Aparat Bergerak Cepat

Dalam kondisi panik, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju Pelabuhan Logpon.

Sementara itu, salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri, sebelum kembali bergabung setelah situasi dinilai aman.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Selain itu, pemeriksaan awal aparat tidak menemukan bekas tembakan pada badan kendaraan.

Baca Juga :  Kerusuhan Kalibata, Polda Metro Buru Pembakar Kios - Kerugian Tembus Rp1,2 Miliar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung merespons laporan warga.

Aparat melakukan penyisiran lokasi, mengamankan jalur, serta memintai keterangan para korban guna memastikan situasi tetap terkendali.

Operasi Damai Cartenz: Keselamatan Warga Prioritas

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi.

“Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat. Ini komitmen kami untuk selalu hadir memberi rasa aman,” tegas Faizal.

Ia menambahkan, aparat masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7.

Baca Juga :  Guru Cantik Tewas Dibunuh KKB di Yahukimo Saat Belajar di Alam Terbuka

Aparat Tingkatkan Patroli

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik.

“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Adarma.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa tantangan keamanan di wilayah pegunungan Papua masih nyata.

Meski demikian, kehadiran aparat yang sigap di lapangan mampu memberi rasa aman bagi warga.

Saat ini, aktivitas masyarakat di jalur KM 7 Kampung Maroku berangsur normal, sementara aparat terus melakukan penyelidikan dan pengamanan berkelanjutan.

Dengan langkah cepat dan pendekatan humanis, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya menjaga Papua tetap aman, agar masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pertimbangkan Nasionalisasi Pabrik Senjata di Tengah Kontroversi Terminologi
Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026
Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi
Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan
Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi
Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok
Proteksionisme Baru: Mengapa Negara Maju Mulai Meninggalkan Narasi Perdagangan Bebas?
Perangkap Utang atau Investasi? Membedah Merkantilisme di Balik Diplomasi Infrastruktur Tiongkok

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Nasionalisasi Pabrik Senjata di Tengah Kontroversi Terminologi

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:03 WIB

Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:58 WIB

Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:26 WIB

Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:12 WIB

Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi

Berita Terbaru