Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi teror di Toronto. Seseorang melepaskan tembakan ke arah gedung Konsulat Jenderal Amerika Serikat sebelum melarikan diri menggunakan sedan putih. Dok: Istimewa,

Eskalasi teror di Toronto. Seseorang melepaskan tembakan ke arah gedung Konsulat Jenderal Amerika Serikat sebelum melarikan diri menggunakan sedan putih. Dok: Istimewa,

TORONTO, POSNEWS.CO.ID – Aksi penembakan misterius kembali mengguncang pusat kota Toronto pada Senin dini hari.

Penembakan Dini Hari di University Avenue

Seseorang melepaskan tembakan ke arah gedung Konsulat Jenderal Amerika Serikat.

Peristiwa ini menandai insiden penembakan kedua dalam empat bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas keamanan konsulat mendengar suara letusan senjata sekitar pukul 4.46 pagi.

Polisi segera mendatangi lokasi kejadian di University Avenue.

Petugas menemukan selongsong peluru di sekitar area luar bangunan.

Tembakan tersebut merusak bagian dinding depan gedung konsulat.

Kepolisian Toronto mengonfirmasi ketiadaan korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga :  Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Pengejaran Sedan Putih dan Keterangan Polisi

Saksi mata melihat sebuah sedan putih melarikan diri dari lokasi.

Mobil patroli polisi sempat mengejar kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi.

Namun petugas menghentikan pengejaran demi keselamatan pengguna jalan lain.

Wakil Kepala Polisi Toronto Frank Barredo menyampaikan keterangan resmi.

Barredo menegaskan bahwa tim penyidik sedang mendalami motif penembakan.

Ia memilih tidak membeberkan dugaan keterkaitan dengan kasus sebelumnya.

“Penyelidikan kasus ini masih berada pada tahap awal,” tegas Barredo.

Rekam Jejak Serangan dan Jaringan Pemuda Bayaran

Pelaku juga sempat menembaki gedung konsulat yang sama pada 10 Maret lalu.

Serangan tersebut berbarengan dengan rentetan penembakan di beberapa rumah ibadah.

Otoritas keamanan kemudian memperketat pengawasan di area konsulat AS dan Israel.

Kepolisian Toronto mengungkap temuan mengejutkan pada bulan Juni lalu.

Baca Juga :  Perang Lawan Scammer: 60 Negara Bersatu di Bangkok Hancurkan Sindikat Siber

Kelompok tertentu membayar sejumlah pemuda untuk menyerang berbagai target strategis.

Target serangan mencakup rumah ibadah, sekolah Yahudi, hingga konsulat AS.

Polisi telah menangkap tiga tersangka terkait aksi penembakan bulan Maret.

Operasi penangkapan tersebut bahkan merenggut nyawa seorang petugas polisi.

Kecaman Premier Doug Ford dan Koordinasi Diplomasi

Departemen Luar Negeri AS mengapresiasi kerja sama erat bersama otoritas Kanada.

Pihak konsulat tetap membuka layanan diplomatik secara normal bagi publik.

Namun petugas menjadwalkan ulang beberapa layanan konsuler rutin di Toronto.

Premier Ontario Doug Ford melayangkan kecaman keras melalui media sosial X.

Ford juga menyoroti aksi perusakan dua toko roti milik warga Yahudi.

“Saya sangat jijik melihat aksi penembakan dan perusakan ini,” tegas Ford.

Ia mendesak aparat hukum menemukan serta menghukum seluruh pelaku kejahatan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB