Terungkap: Cedera Pangkal Paha Jadi Alasan Lamine Yamal Tampil Melempem di El Clásico

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penampilan Lamine Yamal yang di bawah standar saat melawan Real Madrid akhirnya terjawab. Seorang pakar medis mengungkap sang pemain tampil sambil menahan sakit. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Penampilan Lamine Yamal yang di bawah standar saat melawan Real Madrid akhirnya terjawab. Seorang pakar medis mengungkap sang pemain tampil sambil menahan sakit. Dok: Istimewa.

SPANYOL, POSNEWS.CO.ID — Performa bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dalam laga El Clásico baru-baru ini menjadi sorotan tajam. Ketidakmampuannya tampil seperti biasa menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar. Namun, penjelasan seorang pakar kedokteran olahraga ternama, Pedro Ruiz Ripol, kini menjawab misteri tersebut.

Sejak awal musim, Yamal telah menjadi sensasi berkat kecepatan dan tekniknya di sayap kiri. Wajar jika penampilannya yang “menghilang” saat Barcelona takluk 1-2 dari Real Madrid pada 26 Oktober lalu mengejutkan banyak pihak.

Penjelasan Pakar Medis

Dalam sebuah wawancara dengan El Larguero, Ripol mengungkapkan fakta di balik layar. Ia menyebut bahwa performa lemah Yamal terkait langsung dengan cedera pangkal paha yang sedang dialaminya. Menurut sang pakar, talenta muda itu telah bermain sambil menahan rasa sakit selama beberapa minggu terakhir.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus Dahsyat, Status Naik Level IV Awas: Pendakian Ditutup Total

“Merawat cedera jenis ini tidak mudah. Jika tim medis tidak menanganinya dengan benar, pemulihannya bisa butuh beberapa bulan,” jelas Ripol. “Cedera ini mengurangi kemampuan pemain untuk bergerak sekitar setengahnya. Kita melihat ini dengan jelas di El Clásico; Yamal terbatas di lapangan, kesulitan dengan tembakannya.”

Ripol menambahkan bahwa meski cedera ini memungkinkan pemain untuk tetap berpartisipasi dalam pertandingan, efektivitas mereka akan berkurang secara signifikan.

Prognosis Pemulihan

Dokter Ripol menegaskan bahwa kondisi ini bersifat sementara dan Yamal tidak menunjukkan tanda-tanda cedera serius yang berkepanjangan. “Yamal memerlukan istirahat untuk pemulihan penuh. Usianya adalah keuntungan besar, tubuhnya pulih dengan cepat,” katanya.

Baca Juga :  Praka NC Tersangka Pemukulan Karyawan Zaskia Ditahan di Denpom Jaya

Kabar menyebut staf medis Barcelona akan mengevaluasi kembali kondisi Yamal dalam beberapa hari ke depan. Jika proses pemulihan berjalan lancar, mereka memperkirakan sang pemain dapat kembali ke performa puncak pada bulan Desember.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para penggemar kini merasa khawatir akan kesehatan aset masa depan Barcelona ini. Banyak yang menganggap kehadiran Yamal dalam kondisi prima sebagai pilar penting bagi lini serang tim. Dengan demikian, jelas sudah bahwa penurunan performa di El Clásico murni disebabkan oleh masalah cedera, bukan karena kelelahan atau tekanan psikologis.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru