JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Akhir penantian. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini memulai pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Langkah ini menandai penataan ulang kawasan yang selama hampir dua dekade dipenuhi tiang beton tak terpakai.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan hadir langsung untuk menyaksikan proses pembongkaran yang dilakukan sejak pagi hari.
Kehadiran gubernur sekaligus menjadi simbol dimulainya penataan besar di salah satu koridor bisnis utama Jakarta.
Sebelumnya, Pramono menegaskan proyek pembongkaran tiang monorel tidak berdiri sendiri. Pemprov DKI juga akan melakukan perbaikan menyeluruh di kawasan Rasuna Said, termasuk jalan dan trotoar.
Menurut Pramono, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp100 miliar. Dana tersebut digunakan tidak hanya untuk membongkar tiang monorel, tetapi juga untuk memperbaiki badan jalan, menata trotoar, serta merapikan kawasan agar lebih tertib dan ramah pengguna jalan.
Sebagai informasi, tiang monorel di Rasuna Said merupakan sisa proyek transportasi massal yang mangkrak sejak pertengahan 2000-an.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama bertahun-tahun, deretan tiang tersebut menjadi sorotan karena dinilai mengganggu estetika kota dan keselamatan lalu lintas.
Seiring dimulainya pembongkaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya turut menyiapkan langkah antisipasi berupa rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyampaikan pihaknya masih melakukan kajian teknis terkait pengaturan arus kendaraan selama proses pembongkaran berlangsung.
Ia menyebut rekayasa lalu lintas berpeluang diterapkan sesuai kondisi lapangan dan kepadatan di Jalan HR Rasuna Said.
Sementara itu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menyatakan titik rekayasa lalu lintas masih dikaji. Polisi masih menunggu perkembangan teknis pembongkaran dari Pemprov DKI Jakarta.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan


















