Tim Jaguar Bongkar Aksi Curanmor di GDC, Motor Diduga Hasil Curian dari Cileungsi

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok menyita barang bukti golok dan kunci letter T di kawasan GDC. (Posnews/Ist)

Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok menyita barang bukti golok dan kunci letter T di kawasan GDC. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Malam yang semestinya menjadi waktu warga beristirahat justru dimanfaatkan dua pria untuk berkeliaran membawa golok dan kunci letter T.

Gerak-gerik keduanya tercium Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok saat melakukan patroli malam di kawasan Grand Depok City (GDC).

Petugas langsung menghentikan kendaraan yang mereka gunakan. Saat diperiksa, polisi menemukan sebilah golok, kunci letter T beserta tiga anak kunci, serta satu unit sepeda motor yang diduga hasil curian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Tim 2 Jaguar Presisi Polres Metro Depok Ipda Ketut Suwinta mengatakan, kecurigaan bermula ketika petugas melihat kedua pria tersebut seperti berusaha menghindari patroli.

“Ketika melintas di GDC melihat dua orang yang mencurigakan dan seakan berusaha menghindari kami,” ujar Suwinta, Rabu (23/9/2026).

Bawa Golok dan Kunci Letter T

Petugas kemudian menghentikan kendaraan keduanya untuk pemeriksaan.

Hasilnya membuat polisi semakin curiga. Selain membawa golok, mereka juga kedapatan menyimpan perangkat yang kerap digunakan untuk membobol kunci kontak sepeda motor.

Baca Juga :  Ledakan Misterius di Pondok Aren, Polisi Periksa Pemilik dan Karyawan

“Ditemukan senjata tajam (golok) dan letter T dengan tiga anak kuncinya, berikut satu unit motor hasil curian,” jelas Suwinta.

Polisi kemudian mendalami asal-usul motor tersebut.

Salah satu pria yang diamankan sempat mengelak ketika ditanya mengenai kunci letter T. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, motor yang dibawa mereka disebut berasal dari wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Menurut pengakuannya satu unit motor diambil dari daerah Cileungsi, Bogor,” terang Suwinta.

Golok Diduga untuk Melawan Jika Kepergok

Temuan golok juga menjadi perhatian polisi.

Senjata tajam tersebut diduga bukan sekadar dibawa untuk berjaga-jaga. Polisi mendalami dugaan bahwa golok disiapkan untuk menghadapi korban atau warga apabila aksi pencurian diketahui.

Kondisi ini menunjukkan risiko lain dalam kasus pencurian kendaraan bermotor. Aksi yang awalnya menyasar kendaraan dapat berubah menjadi kekerasan ketika pelaku berhadapan dengan pemilik motor atau warga.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menghadapi pelaku sendirian apabila menemukan aksi mencurigakan. Segera cari tempat aman dan hubungi kepolisian.

Motor Diduga Hasil Curian Diserahkan ke Cileungsi

Setelah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Depok, kedua pria tersebut diserahkan kepada Polsek Cileungsi untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  WFA Berlaku di DKI Jakarta 29–31 Desember, Pramono Pastikan Pelayanan Optimal

“Pagi tadi kedua tersangka kita serahkan ke Polsek Cileungsi,” kata Suwinta.

Sepeda motor yang diduga hasil curian juga ikut diserahkan kepada penyidik Polsek Cileungsi.

Polisi kini membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk mengecek dan mengonfirmasi kepemilikannya.

“Masyarakat yang merasa kehilangan atau memiliki unit tersebut, silakan datang ke Polsek dengan membawa bukti surat kepemilikannya,” ungkap Suwinta.

Polsek Cileungsi merupakan bagian dari jajaran Polres Bogor dan beralamat di Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Cileungsi.

Warga Diminta Jangan Beri Celah

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pencurian kendaraan bermotor dapat terjadi ketika pemilik lengah, terutama saat kendaraan diparkir di lokasi yang minim pengawasan.

Polisi meminta masyarakat menggunakan kunci pengaman tambahan dan memilih tempat parkir yang aman.

“Selalu waspada dan simpan kendaraan di tempat yang aman serta dalam pengawasan,” kata Suwinta.

Masyarakat juga diminta segera melapor jika menjadi korban atau menemukan aktivitas yang mengarah pada tindak kejahatan.

“Jika menjadi korban atau menemukan adanya indikasi kejahatan, segera hubungi kepolisian terdekat maupun call center 110,” pungkasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas
Mengaku Polisi, Pelaku Culik Pria dan Minta Tebusan Rp10 Juta
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Sabtu, 7 November 2026 - 07:08 WIB

Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap

Sabtu, 7 November 2026 - 06:33 WIB

Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB