TNI Pastikan Yalimo Papua Kondusif Pasca Kerusuhan, 6 Prajurit Terluka Sudah Membaik

Sabtu, 20 September 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Wahyu Yudhayana. Dok-Dispenad

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Wahyu Yudhayana. Dok-Dispenad

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – TNI memastikan situasi di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, kini kondusif pasca kerusuhan. Masyarakat pun sudah kembali beraktivitas normal.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana, mengatakan, “Saya tegaskan, situasi di Yalimo saat ini kondusif. Aktivitas masyarakat dan kegiatan berjalan lancar,” kepada wartawan di Monas, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Baku Tembak di Lanny Jaya, Komandan OPM Tumbang di Tangan Kopassus

Brigjen Wahyu menambahkan, kericuhan yang sempat terjadi hanyalah masalah kecil dan sudah terkendali. “Saya sudah berkomunikasi terakhir dengan jajaran Kodam 17 Cendrawasih, Yalimo kondusif dan permasalahannya tidak besar,” ujarnya.

Sementara itu, enam prajurit TNI AD yang sempat terluka saat kerusuhan dilaporkan sudah membaik. “Kondisi enam anggota TNI yang terjebak saat kerusuhan sudah pulih,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Teror KKB di Yahukimo, Warga Pendatang Tewas Dibacok - Satu Korban Kritis di Dekai

Dalam insiden ini, tiga warga tewas, belasan luka-luka, dan sejumlah fasilitas umum hangus terbakar akibat amukan massa. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB