TANAH DATAR, POSNEWS.CO.ID – Tragedi keracunan gas karbon monoksida dari mesin genset di sebuah masjid di Kecamatan X Koto menewaskan dua remaja dan menyebabkan satu korban lainnya kritis.
Peristiwa ini terjadi saat pemadaman listrik yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (22/5/2026) malam.
Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko, mengatakan para korban awalnya berkumpul dan bermain saat listrik padam.
Karena baterai ponsel habis, mereka kemudian meminta bantuan untuk menyalakan genset di area masjid.
“Awalnya mereka bermain saat listrik mati. Lalu minta tolong hidupkan genset untuk isi daya HP,” kata Martheriko, Sabtu (23/5/2026).
Genset Dinyalakan di Ruang Tertutup
Setelah mendapat izin, mesin genset dinyalakan di ruang sekretariat masjid. Namun, ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi yang cukup.
Selanjutnya, tiga korban yakni GA (15), HAK (15), dan H (16) memilih beristirahat di ruang belakang masjid dengan kondisi pintu tertutup rapat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karbon monoksida dari genset yang tidak berbau dan tidak berwarna kemudian terperangkap di dalam ruangan.
Pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, korban ditemukan tidak sadarkan diri oleh ibu salah satu korban yang hendak membangunkan mereka.
Warga yang panik langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang.
Dua Remaja Meninggal, Satu Kritis
Dua korban berinisial GA (15) dan HAK (15) dinyatakan meninggal dunia. Sementara H (16) masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.
Ketiganya diketahui merupakan pelajar dari sekolah yang berbeda di wilayah setempat.
Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait prosedur penggunaan genset di area masjid tersebut guna memastikan tidak ada unsur kelalaian yang memperparah insiden. **
Editor : Hadwan












