Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah keterbukaan monarki Inggris. Raja Charles III memilih menetap pada Clarence House dan merilis rincian laporan pajak pribadi untuk pertama kali sejak naik takhta. Dok: Istimewa.

Langkah keterbukaan monarki Inggris. Raja Charles III memilih menetap pada Clarence House dan merilis rincian laporan pajak pribadi untuk pertama kali sejak naik takhta. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Donald Trump membawa isu sensitif konflik Timur Tengah ke dalam agenda jamuan kenegaraan untuk Raja Charles III. Di hadapan para tamu undangan di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Jamuan ini merupakan bagian dari kunjungan empat hari Raja Charles III ke Amerika Serikat. Kedatangan sang monarki bertepatan dengan masa-masa sulit bagi hubungan kedua negara. Hal ini terjadi karena Trump terus melayangkan kritik pedas kepada Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengenai strategi penanganan perang di Iran.

Klaim Trump di Jamuan Kenegaraan

Dalam pidatonya, Trump mengeklaim memiliki kesamaan visi dengan Raja Charles III terkait ancaman nuklir. Ia menyatakan bahwa militer Amerika Serikat telah berhasil mengalahkan lawan tertentu dan berkomitmen menjaga stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak akan pernah membiarkan lawan tersebut memiliki senjata nuklir,” tegas Trump. Ia bahkan menambahkan bahwa Raja Charles sangat setuju dengan sikap kerasnya tersebut. Pernyataan ini seolah ingin menunjukkan bahwa aliansi AS-Inggris tetap solid di level tertinggi, meskipun terdapat gesekan di tingkat pemerintahan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria di Bekasi, Curi Motor Honda PCX Mantan Mertua

Sikap Diam Sang Monarki

Meskipun Trump melontarkan klaim tersebut, Raja Charles III memilih untuk tidak merespons secara langsung. Dalam pidato balasannya, sang Raja sama sekali tidak menyinggung masalah Iran atau perang yang sedang berlangsung. Hal ini sejalan dengan peran monarki Inggris yang bukan merupakan juru bicara politik pemerintahannya.

Pihak Kedutaan Besar Inggris di Washington menolak memberikan komentar lebih lanjut dan mengarahkan pertanyaan kepada Istana Buckingham. Hingga saat ini, pihak istana belum memberikan pernyataan resmi mengenai sejauh mana kebenaran klaim Trump tersebut.

Pidato di Kongres: Fokus pada Ukraina dan NATO

Sebelum jamuan makan malam, Raja Charles III menyampaikan pidato bersejarah di hadapan Kongres AS. Dalam kesempatan tersebut, ia juga tidak memberikan pernyataan langsung mengenai perang Iran. Namun, sang Raja menyoroti pentingnya bantuan berkelanjutan Amerika Serikat untuk Ukraina dalam melawan Rusia.

Raja Charles juga menyentuh isu sensitif mengenai kritik Trump terhadap NATO. Ia menekankan bahaya isolasionisme dan pentingnya menjaga persatuan internasional. Pidato tersebut mencerminkan kekhawatiran London terhadap potensi pergeseran kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang mungkin mengabaikan aliansi tradisional.

Baca Juga :  Swiss Gelar Perundingan Rahasia Rusia, Ukraina, dan AS

Latar Belakang Ketegangan Transatlantik

Amerika Serikat dan Inggris sebenarnya memiliki posisi dasar yang sama, yaitu menolak pengembangan senjata nuklir oleh Teheran. Namun, pendekatan taktis di antara kedua pemimpin pemerintahan menunjukkan perbedaan yang tajam. Trump menginginkan tindakan yang lebih agresif, sementara pemerintahan Starmer cenderung lebih berhati-hati.

Di sisi lain, Teheran tetap membantah upaya pencarian senjata nuklir. Sebagai anggota Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), Iran mengeklaim haknya untuk mengembangkan teknologi nuklir guna tujuan damai, termasuk pengayaan uranium. Ketegangan ini terus menjadi ujian bagi stabilitas global di sepanjang tahun 2026.

Diplomasi di Atas Bara Api

Jamuan kenegaraan ini menunjukkan upaya Trump untuk menggunakan karisma monarki Inggris guna memperkuat narasi kebijakan luar negerinya. Meskipun demikian, netralitas Raja Charles III memberikan batasan yang jelas bagi ambisi politik tersebut.

Dengan sisa dua hari kunjungan di New York dan Bermuda, publik dunia terus memantau dinamika hubungan unik ini. Masyarakat internasional menantikan apakah kunjungan ini mampu meredakan ketegangan transatlantik atau justru semakin memperjelas keretakan antara Washington dan London.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Berita Terbaru

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB

Retroid meluncurkan handheld retro Pocket Duo dan Pocket Duo Lite berlayar ganda. Konsol clamshell ini sanggup mengeksekusi emulasi 3DS mulai harga $149. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:31 WIB