TSMC Siap Naikkan Biaya Produksi Chip Hingga 10 Persen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sinyal kenaikan harga gawai global. Raksasa semikonduktor TSMC merencanakan kenaikan tarif produksi chip untuk seluruh pelanggan mulai 2027. Dok: Istimewa.

Sinyal kenaikan harga gawai global. Raksasa semikonduktor TSMC merencanakan kenaikan tarif produksi chip untuk seluruh pelanggan mulai 2027. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Konsumen elektronik global harus bersiap menghadapi kenaikan harga gawai.

Perusahaan manufaktur chip raksasa TSMC merencanakan kenaikan tarif produksi.

Kenaikan harga produk semikonduktor ini akan berlaku mulai 2027.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan industri GSMArena membeberkan bocoran rencana kenaikan harga tersebut.

Kenaikan tarif manufaktur chip ini menyentuh angka 10 persen.

Ancaman Lonjakan Harga Smartphone dan Laptop

TSMC menguasai teknologi fabrikasi semikonduktor paling canggih di dunia.

Baca Juga :  Iran Tinjau Proposal Damai AS Saat Harga Minyak Anjlok

Perusahaan Taiwan ini melayani manufaktur komponen bagi deretan raksasa teknologi.

Pelanggan utama TSMC mencakup Nvidia, Apple, Qualcomm, AMD, dan Intel.

Oleh karena itu, kenaikan biaya produksi chip memicu efek domino.

Produsen gawai tentu akan melimpahkan beban biaya kepada konsumen.

Alhasil, harga smartphone, laptop, dan kartu grafis akan membumbung tinggi.

Kenaikan Tarif Menyasar Seluruh Teknologi Fabrikasi

TSMC menerapkan penyesuaian tarif bervariasi antara 5 hingga 10 persen.

Besaran kenaikan tarif bergantung pada jenis chip dan identitas pemesan.

Sayangnya, kebijakan kenaikan ini menyasar seluruh jenis teknologi fabrikasi.

TSMC menaikkan biaya pemrosesan chip canggih berteknologi 2 nanometer.

Baca Juga :  PM Sanae Takaichi Janjikan Pertumbuhan Agresif

Bahkan, TSMC juga menaikkan tarif chip teknologi matang sebesar 10 persen.

Kenaikan ini berdampak langsung pada pemrosesan 12nm, 16nm, dan 28nm.

Lonjakan Biaya Bahan Baku dan Pabrik Luar Negeri

Pihak internal membeberkan pemicu utama di balik penyesuaian harga tersebut.

Perusahaan menghadapi lonjakan harga bahan baku manufaktur yang sangat mahal.

Harga perlengkapan mesin pabrik juga mengalami kenaikan drastis.

Selain itu, TSMC sedang mendanai pembangunan pabrik baru di luar negeri.

Pengembang membangun fasilitas pabrik baru guna memperluas kapasitas produksi global.

Meskipun begitu, penetapan harga akhir gawai tetap bergantung pada produsen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo
MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun
Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%
Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2
Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri
Anthropic Tunjuk Mariano-Florentino Cuéllar Sebagai Pejabat
Dell Rilis Trio Alienware 16X Aurora, Area-51 16, dan Area-51
Apple Tunjuk Samsung Display Garap Panel MacBook OLED

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:59 WIB

MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB